Dari Royal Baroe ke Serang Digital: Kinerja Pemkot Tuai 84 Persen Apresiasi Warganet

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Serang Mendapat Apresiasi Warganet Setelah Mengubah Tata kelola Royal Baroe Ke Serang Digital

Pemerintah Kota Serang Mendapat Apresiasi Warganet Setelah Mengubah Tata kelola Royal Baroe Ke Serang Digital

Kemudian program Serang Mengaji. Program ini tidak hanya menargetkan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga bertujuan menanamkan nilai adab, akhlak, moral, dan pembentukan karakter generasi muda.

Sasaran program mencakup sekolah-sekolah, pondok pesantren, hingga masyarakat umum.

Program ini juga berjalan tanpa menggunakan APBD serta didukung aplikasi digital Serang Mengaji yang dapat diakses masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pembinaan turut diperkuat melalui kolaborasi dengan Badan Wakaf Provinsi Banten.

Tim verifikasi juga dibentuk bersama Kementerian Agama hingga tingkat RT untuk memastikan validitas data warga yang masih buta aksara Al-Qur’an, baik melalui pendataan langsung maupun sistem daring.

BACA JUGA :  Menelisik Skema Alokasi Insentif Pajak dan Retribusi untuk ASN hingga Kepala Daerah Kota Serang

Respons Kepala Daerah

Menanggapi hasil analisis tersebut, Wali Kota Budi Rustandi menyatakan bahwa data digital merupakan refleksi aspirasi masyarakat masa kini.

“Kami mengapresiasi hasil analisa ini. Tingginya mention positif untuk penataan kawasan dan pengelolaan sampah menunjukkan masyarakat merasakan manfaat program yang dijalankan,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri, terutama terkait persoalan banjir yang masih menjadi catatan publik.

BACA JUGA :  Komite Penyelamat SMPN 4 Kota Serang Minta Sekolah Bersejarah Tak Direlokasi

“Sentimen negatif adalah pengingat bagi kami untuk terus bekerja. Perbaikan infrastruktur drainase dan sistem pengendalian banjir menjadi fokus agar kualitas hidup warga semakin baik,” tegasnya.

Cermin Persepsi Publik Digital

Gawekuta Institute menggunakan alat pemantauan media yang menangkap percakapan di berbagai platform media sosial dan kanal berita daring.

Sistem ini mengelompokkan emosi publik secara otomatis, sehingga mampu memetakan kecenderungan persepsi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.

Dalam konteks satu tahun kepemimpinan Budi–Agis, data tersebut memperlihatkan bahwa kombinasi penataan kota, inovasi layanan digital, dan penguatan integritas birokrasi menjadi fondasi utama sentimen positif.

BACA JUGA :  Anak di Kota Serang 'Digembleng' Pemkot Agar Bisa Mengaji

Ke depan, tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi implementasi program sekaligus merespons isu-isu krusial seperti banjir dan pengelolaan lingkungan.

Namun, tren percakapan digital menunjukkan bahwa publik menaruh harapan besar terhadap kelanjutan reformasi di Kota Serang.

Satu tahun pertama ini menjadi penanda bahwa kepemimpinan yang adaptif terhadap kebutuhan warga baik di ruang fisik maupun digital mampu membangun kepercayaan publik yang kuat. (ADV)

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page