Abdul Rozak menjelaskan bahwa lonjakan sentimen positif dipicu oleh sejumlah program yang dianggap memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Data besar menunjukkan ada beberapa topik utama yang menjadi penggerak sentimen positif. Penataan kawasan Royal Baroe dan inovasi pengelolaan sampah menjadi percakapan dominan dengan respons publik yang sangat baik,” ujarnya.
Penataan kawasan Royal Baroe tercatat mencapai 123.431 mention positif. Warganet menilai wajah baru kawasan tersebut lebih modern, tertata, dan ramah aktivitas ekonomi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, kerja sama pengelolaan sampah memperoleh 85.671 mention positif, menunjukkan apresiasi publik terhadap langkah inovatif pemerintah dalam menangani persoalan limbah kota. Relokasi Pasar Rau juga masuk dalam percakapan positif dengan 19.652 mention.
Rozak menambahkan bahwa sentimen negatif yang terdeteksi masih berpusat pada persoalan banjir dan pengelolaan sampah saat musim penghujan. Meski demikian, proporsinya relatif kecil dibanding sentimen apresiatif yang mendominasi diskursus digital.
Serang Digital: Reformasi Layanan Publik
Selain penataan fisik kota, program Serang Digital menjadi salah satu tonggak penting dalam satu tahun kepemimpinan Budi–Agis.
Program ini berfokus pada digitalisasi layanan publik, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, hingga kanal pengaduan masyarakat.
Melalui integrasi platform digital, warga kini dapat mengakses berbagai layanan tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan.
Efisiensi waktu, transparansi proses, serta kemudahan pelacakan layanan menjadi nilai tambah yang kerap disoroti warganet.
Pengamat kebijakan publik menilai Serang Digital sebagai langkah strategis menuju tata kelola pemerintahan modern.
Digitalisasi tidak hanya memangkas birokrasi, tetapi juga memperkuat akuntabilitas karena setiap proses terdokumentasi secara sistematis.
Serang Bebas Pungli: Dorong Integritas Aparatur
Program lain yang mendapat perhatian publik adalah gerakan Serang Bebas Pungli. Inisiatif ini menitikberatkan pada penguatan pengawasan internal, edukasi aparatur, serta pembukaan kanal pelaporan bagi masyarakat.
Dalam implementasinya, Pemkot menggandeng berbagai unsur pengawasan untuk memastikan pelayanan publik berjalan tanpa praktik pungutan liar.
Kampanye integritas dilakukan secara masif, baik di lingkungan birokrasi maupun melalui sosialisasi kepada warga.
Warganet menilai langkah ini sebagai komitmen nyata terhadap reformasi birokrasi. Diskursus digital menunjukkan bahwa transparansi dan keberanian membuka ruang pengaduan publik menjadi faktor penting yang meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Serang Mengaji
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






