TOTALBANTEN.COM, SERANG – Wacana menjadikan gedung SMPN 4 Kota Serang sebagai lahan parkir mendapat penolakan keras dari alumni, warga sekitar, aktivis, dan tokoh masyarakat. Mereka menilai rencana tersebut tidak seharusnya mengorbankan fasilitas pendidikan yang memiliki nilai historis bagi masyarakat Kota Serang.
Penolakan itu disuarakan Komite Penyelamat SMPN 4 Kota Serang, yang dibentuk sebagai wadah konsolidasi alumni dan masyarakat untuk mempertahankan keberadaan sekolah tersebut.
Wakil Ketua Komite Penyelamat SMPN 4 Kota Serang sekaligus alumni angkatan 1990, Deni Arisandi, menegaskan pihaknya menolak wacana relokasi sekolah maupun rencana pemanfaatan gedung SMPN 4 sebagai lahan parkir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita menolak wacana relokasi dan gedung sekolah dijadikan lahan parkir. Bagaimanapun sekolah ini punya nilai historis dan sudah banyak alumninya,” kata Deni kepada wartawan Totalbanten.com , Sabtu (5/9/2026).
Menurut Deni, SMPN 4 Kota Serang tidak sekadar berupa bangunan fisik. Sekolah tersebut memiliki perjalanan panjang dalam dunia pendidikan dan telah melahirkan banyak alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang.
Atas dasar itu, Deni meminta Pemerintah Kota Serang tidak terburu-buru mengambil keputusan. Pemkot serang perlu mengkaji kembali rencana relokasi sekolah sebelum menetapkan pemanfaatan lahan tersebut untuk kepentingan parkir.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







