Dari Royal Baroe ke Serang Digital: Kinerja Pemkot Tuai 84 Persen Apresiasi Warganet

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Serang Mendapat Apresiasi Warganet Setelah Mengubah Tata kelola Royal Baroe Ke Serang Digital

Pemerintah Kota Serang Mendapat Apresiasi Warganet Setelah Mengubah Tata kelola Royal Baroe Ke Serang Digital

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Kerja nyata Pemerintah Kota (Pemkot) di Kota Serang sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dampak yang terasa, tidak hanya di lapangan tetapi juga dalam percakapan publik di dunia maya.

Berbagai program penataan kota, pengelolaan layanan publik, hingga penguatan transparansi pemerintahan menjadi faktor yang mendorong meningkatnya sentimen positif warganet terhadap kinerja pemerintah daerah.

Analisis media sosial terbaru dari Gawekuta Institute mencatat bahwa persepsi publik digital didominasi apresiasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Percakapan warganet menyoroti sejumlah kebijakan yang dianggap memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama penataan kawasan kota dan inovasi layanan publik.

Analis media sosial Gawekuta Institute, Abdul Rozak, menjelaskan bahwa tren percakapan digital mencerminkan pengalaman warga yang merasakan perubahan konkret.

BACA JUGA :  Cek Harta Kekayaan Tiga Pejabat yang Berebut Kursi BKAD Tangsel

“Data percakapan menunjukkan mayoritas respons publik bernada positif. Ini biasanya terjadi ketika masyarakat melihat hasil kerja yang nyata dan berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Salah satu program yang paling banyak mendapat perhatian adalah penataan kawasan Royal Baroe. Warganet menilai perubahan wajah kawasan tersebut membawa efek ekonomi sekaligus kenyamanan ruang publik.

Aktivitas perdagangan menjadi lebih tertata, sementara mobilitas warga dinilai lebih lancar.

Selain itu, inovasi pengelolaan sampah dan perbaikan sistem layanan publik berbasis digital juga menjadi topik pembicaraan positif.

Kemudahan akses layanan administrasi, kanal pengaduan masyarakat, serta upaya pengawasan pelayanan dinilai mempercepat birokrasi sekaligus meningkatkan transparansi.

BACA JUGA :  Wali Kota Serang Dorong Kota Damai Lewat Diklat Kader Kerukunan Umat Beragama

Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan bahwa tren positif di ruang digital menjadi cerminan hubungan antara kebijakan dan pengalaman masyarakat.

“Apresiasi publik adalah energi bagi kami untuk terus bekerja. Fokus utama tetap pada pelayanan dan solusi nyata. Jika masyarakat merasakan manfaatnya, respons positif akan muncul secara alami,” katanya.

Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih ada pekerjaan rumah, terutama terkait persoalan banjir dan pengelolaan lingkungan saat musim penghujan. Evaluasi berkelanjutan disebut menjadi bagian dari strategi agar capaian positif tetap terjaga.

Pengamat kebijakan publik menilai tren sentimen digital dapat menjadi indikator awal efektivitas kebijakan. Ketika ruang maya dipenuhi percakapan positif, hal itu menandakan adanya keselarasan antara program pemerintah dan kebutuhan warga.

BACA JUGA :  Kota Serang Masuk 7 Terbaik Nasional Realisasi APBD, Pemkot Percepat Lelang Dini

Gawekuta Institute sendiri menggunakan sistem pemantauan media yang menangkap ribuan percakapan di berbagai platform digital dan kanal berita daring.

Melalui analisis data besar, emosi publik dipetakan secara otomatis untuk melihat kecenderungan persepsi terhadap isu-isu sektoral.

Laporan tersebut mencatat komposisi sentimen publik sebesar 84 persen positif, 11 persen netral, dan 5 persen negatif.

Angka ini dihimpun dari pemantauan percakapan warganet melalui mesin analitik yang mengindeks kata kunci strategis seperti wali kota, pemerintah kota, hingga isu kebijakan sektoral.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar
Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi
Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama
Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan
Nekat Beraksi Siang Bolong! Motor Scoopy Raib Digondol Maling Saat Pemilik Belanja di Minimarket
Dua Pemuda Pengedar Sabu Diringkus Polisi, Barang Bukti Diamankan
Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah
Kasus Penganiayaan Pelajar di Pandeglang Masih Berproses, Polisi Tak Larang Korban Bicara ke Media, Tapi?
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:57

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:29

Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56

Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16

Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:54

Dua Pemuda Pengedar Sabu Diringkus Polisi, Barang Bukti Diamankan

Berita Terbaru