Azwar menjelaskan, beberapa pergeseran anggaran itu antara lain diarahkan untuk pengadaan alat berat penanggulangan bencana, peralatan amfibi, serta pompa penyedot air untuk penanganan banjir.
Selain itu, terdapat juga usulan dukungan sarana untuk pondok pesantren yang saat ini masih menunggu pendataan lebih lanjut, serta dorongan pembangunan pasar di kawasan Anyer.
“Yang pengadaan mesin refuse derived fuel (RDF) sebesar Rp2 miliar itu dialihkan ke pengadaan alat berat,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anas menjelaskan, sebelum dialhikan, dalam rincian tambahan Rp73 miliar tersebut sempat tercantum sejumlah kegiatan, di antaranya pengadaan mesin RDF sebesar Rp2 miliar.
Pembangunan TPST/TPA Rp4,5 miliar, pembangunan gedung keluarga berencana (KB) Rp10,5 miliar, serta pembangunan pedestrian atau taman senilai Rp5 miliar.
Penulis : Saepul Arifin
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






