Untuk menghidupkan potensi ini, pemerintah tidak bekerja sendiri. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) telah dibentuk di 67 kelurahan. Mereka menjadi ujung tombak dalam menggali potensi wisata lokal yang selama ini tersembunyi di balik riuh kota.
“Kami sudah memiliki roadmap pariwisata yang jelas. Kota Serang adalah kota sejarah perjuangan. Itulah identitas yang kami bangun,” tambah Zeka.
Melindungi Intelektualitas, Menggerakkan Ekonomi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, wajah modern Serang mulai terlihat dari geliat ekonomi kreatif. Sebanyak 40 pelaku ekonomi kreatif kini bisa bernapas lega setelah hak kekayaan intelektual (HAKI) mereka difasilitasi oleh pemerintah hingga ke Kemenkumham.
Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, lima di antaranya telah menunjukkan arus pertumbuhan yang menjanjikan. Zeka menargetkan 12 subsektor lainnya akan segera menyusul melalui penguatan perlindungan hak cipta. Salah satu ikon yang tengah disiapkan adalah kawasan ‘Royal Baru’. Tempat ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi mikro hingga makro, di mana pelaku ekonomi kreatif lokal menjadi aktor utamanya.
Melompat dari ‘Urutan Buncit’
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






