Ironisnya, di saat yang sama, Belanja Pegawai tetap bercokol di angka yang fantastis, yaitu sekitar Rp1,5 triliun atau 48,2 persen dari total proyeksi APBD 2026 yang mencapai Rp3,1 triliun.
Angka ini hanya berkurang tipis Rp62 miliar dari tahun sebelumnya, menandakan bahwa hampir seluruh APBD Serang tetap terserap untuk menggaji aparatur, bukan membangun daerah.
“Ke Pak Sekda aja yaa, mohon maaf,” kata Kepala BPKAD Kabupaten Serang, Kamis (30/10/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, mencoba menjawab gonjang-ganjing tersebut.
Ia menegaskan bahwa besaran belanja pegawai yang membengkak mencapai Rp400 miliar diperuntukkan untuk menggaji guru.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






