Belanja Pegawai Lebih Bengkak dari Modal, Kepala BPKAD Kabupaten Serang; Tanya Sekda!

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Epi Priatna, Bungkam, tidak berkompeten dalam 


pengelolaan keuangan dan Aset Daerah, Ia memilih lempar tanggung jawab pada Sekda!!!

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Epi Priatna, Bungkam, tidak berkompeten dalam pengelolaan keuangan dan Aset Daerah, Ia memilih lempar tanggung jawab pada Sekda!!!

“Belanja pegawai lebih besar buat guru-guru, wajar dong, kebutuhan masyarakat. Ada sekitar 10 ribu pegawai, mayoritas guru Itu kebutuhan pendidikan,” ujar Zaldi.

Namun, pernyataan itu justru menimbulkan pertanyaan baru. Mengapa pos anggaran untuk belanja pegawai melonjak sedemikian besar, sementara program publik lain seperti perbaikan infrastruktur, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat justru stagnan

BACA JUGA :  Belanja Sewa Hotel Pemkab Serang Rp8,31 Miliar, Tapi Kegiatan Dinas Sering di Luar

Lebih jauh, Zaldi menyebut bahwa dana tersebut tidak termasuk insentif guru. Artinya, masih ada tambahan beban anggaran lain di luar Rp400 miliar yang disebutnya wajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang tak kalah janggal adalah pos Biaya Tak Terduga (BTT), nominalnya cukup besar, namun penggunaannya menurut Zaldi, kini tidak hanya untuk bencana alam.

BACA JUGA :  Pemkab Serang Buka Beasiswa Boarding School untuk Siswa Berprestasi

“BTT sekarang bukan hanya untuk bencana bisa juga untuk kegiatan yang sangat penting dan belum teranggarkan termasuk RTLH, bahkan kelebihan transfer dana pusat,” ujarnya.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petahana Putra Jayabaya Kembali Bertarung di Bursa Ketua Kadin Banten
Golkar Banten Panaskan Mesin Menuju 2029, Andika Hazrumy: Kekompakan Harga Mati!
PDIP Walk Out di Paripurna APBD 2027 Kabupaten Serang, Pengamat: Ingin Jadi Oposisi tapi Setengah Hati
Prabowo Subianto Kukuhkan 8 Punggawa untuk Perkuat Mesin Gerindra di Banten
WH Kembali Nakhodai NasDem Banten, Andra Soni Disentil soal Komitmen Politik
Klan Jayabaya Kian Mengakar di Demokrat Banten, Nabil Resmi Bergabung Jadi Anak Buah AHY
Iti Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten, DPP Tekankan Konsolidasi hingga Tingkat Daerah
Kopi Nalar Ingatkan Publik Tak Terjebak Isu yang Seret Dua Tokoh Banten

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:35

Petahana Putra Jayabaya Kembali Bertarung di Bursa Ketua Kadin Banten

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00

Golkar Banten Panaskan Mesin Menuju 2029, Andika Hazrumy: Kekompakan Harga Mati!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:02

PDIP Walk Out di Paripurna APBD 2027 Kabupaten Serang, Pengamat: Ingin Jadi Oposisi tapi Setengah Hati

Jumat, 18 September 2026 - 23:23

Prabowo Subianto Kukuhkan 8 Punggawa untuk Perkuat Mesin Gerindra di Banten

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:33

WH Kembali Nakhodai NasDem Banten, Andra Soni Disentil soal Komitmen Politik

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page