RAPBD Kabupaten Serang 2026: Belanja Pembangunan Dikebiri, Belanja Pegawai Lebih Bengkak

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPBD Kabupaten Serang 2026 Menuai Sorotan dan Kritikan Dari Berbagai Kalangan Terkhusus Mahasiswa, Mengingat Belanja Pembangunan Dikebiri, 
Belanja Pegawai Lebih Bengkak.

RAPBD Kabupaten Serang 2026 Menuai Sorotan dan Kritikan Dari Berbagai Kalangan Terkhusus Mahasiswa, Mengingat Belanja Pembangunan Dikebiri, Belanja Pegawai Lebih Bengkak.

Di Kabupaten Serang, prinsip efisiensi itu seolah sudah dihapus dari logika kebijakan. Ruang fiskal untuk pembangunan sekolah, perbaikan jalan, atau layanan dasar masyarakat makin menyempit.

“Ini Pemkab Serang terlihat sibuk membiayai birokrasi daripada melayani kebutuhan rakyat,” katanya.

Biaya Tak Terduga: Kantong Serbaguna yang Membengkak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejanggalan lain muncul pada pos Biaya Tak Terduga (BTT), yang justru naik menjadi sekitar Rp7,5 miliar. Jumlah ini bahkan lebih besar daripada sebagian besar alokasi belanja modal yang dipangkas habis.

BACA JUGA :  Dualisme Pemungut Pajak di Kota Tangerang, Tabrak Aturan?

Soheh menyoroti BTT sebagai potensi masalah baru, sehingga perlu diawasi oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

“Untuk Anggaran Biaya Tak Terduga, saya rasa ini cukup besar dengan nilai Rp7,5 Miliar. Ini perlu diminimalisir dan peruntukannya harus lebih jelas. Jangan sampai anggaran yang besar ini diperuntukkan untuk kegiatan seremonial saja, apalagi di daerah kita jarang ada bencana,” kata dia.

BACA JUGA :  Hari Desa Nasional 2026, Sekda Zaldi Dhuhana Perkuat Program MBG dan KDMP

Ia menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas mutlak diperlukan untuk memastikan dana darurat ini tidak bertransformasi menjadi kantong serbaguna yang sulit diawasi publik.

Soheh mendesak Pemerintah Kabupaten Serang untuk segera meninjau kembali proporsi anggaran, meningkatkan efisiensi belanja pegawai, dan mengalokasikan lebih banyak dana ke belanja modal.

Penulis

BACA JUGA :  PDIP Walk Out di Paripurna APBD 2027 Kabupaten Serang, Pengamat: Ingin Jadi Oposisi tapi Setengah Hati

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petahana Putra Jayabaya Kembali Bertarung di Bursa Ketua Kadin Banten
Golkar Banten Panaskan Mesin Menuju 2029, Andika Hazrumy: Kekompakan Harga Mati!
PDIP Walk Out di Paripurna APBD 2027 Kabupaten Serang, Pengamat: Ingin Jadi Oposisi tapi Setengah Hati
Prabowo Subianto Kukuhkan 8 Punggawa untuk Perkuat Mesin Gerindra di Banten
WH Kembali Nakhodai NasDem Banten, Andra Soni Disentil soal Komitmen Politik
Klan Jayabaya Kian Mengakar di Demokrat Banten, Nabil Resmi Bergabung Jadi Anak Buah AHY
Iti Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten, DPP Tekankan Konsolidasi hingga Tingkat Daerah
Kopi Nalar Ingatkan Publik Tak Terjebak Isu yang Seret Dua Tokoh Banten

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:35

Petahana Putra Jayabaya Kembali Bertarung di Bursa Ketua Kadin Banten

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00

Golkar Banten Panaskan Mesin Menuju 2029, Andika Hazrumy: Kekompakan Harga Mati!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:02

PDIP Walk Out di Paripurna APBD 2027 Kabupaten Serang, Pengamat: Ingin Jadi Oposisi tapi Setengah Hati

Jumat, 18 September 2026 - 23:23

Prabowo Subianto Kukuhkan 8 Punggawa untuk Perkuat Mesin Gerindra di Banten

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:33

WH Kembali Nakhodai NasDem Banten, Andra Soni Disentil soal Komitmen Politik

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page