“Yang lebih penting adalah menjaga keselamatan jiwa, menjaga keselamatan diri. Saya lihat dari ujung bendungan sampai sini sudah sangat padat sekali. Kalau bawa anak-anak, tolong dijaga keluarganya masing-masing,” ujarnya.
Selain keselamatan, Bupati juga mengingatkan pengunjung untuk menjaga kebersihan kawasan bendungan. Ia meminta masyarakat tidak meninggalkan sampah setelah mengikuti kegiatan.
“Kalau di awal kita masuk lingkungan Bendungan Pamarayan dengan bersih, maka setelah kegiatan ini juga kondisinya harus bersih. Kalau bawa sampah, sampahnya di keep lagi, jangan dibuang di sekitar bendungan,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ratu Rachmatuzakiyah juga mengapresiasi Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWS C3) yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat dan panitia sehingga kegiatan dapat dilaksanakan dengan sejumlah penyesuaian.
Kepada warga yang mengikuti tradisi menangkap ikan, ia kembali menekankan bahwa keselamatan harus diutamakan.
“Di ujung ngabur ikan, tidak ada ikan yang berharga, yang berharga adalah keselamatan diri,” pesannya.
Festival Bedolan Pamarayan 2026 dibuka secara resmi oleh Ratu Rachmatuzakiyah. Pembukaan ditandai dengan penaburan ikan ke bendungan, yang disambut warga dengan jala dan tanggok masing-masing.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







