“Bukan kami menolak investasi, tapi masa iya sekolah yang harus dikorbankan?” tegasnya.
Menurut Deni, pemerintah seharusnya terlebih dahulu membuka ruang dialog dengan masyarakat, alumni, orang tua siswa, dan pihak-pihak terkait sebelum mengambil keputusan mengenai masa depan SMPN 4 Kota Serang.
Komite Penyelamat SMPN 4 Kota Serang dalam waktu dekat berencana mengirimkan surat permohonan audiensi kepada DPRD Kota Serang dan Pemerintah Kota Serang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Audiensi tersebut akan digunakan untuk menyampaikan secara langsung aspirasi alumni, warga sekitar, aktivis, serta tokoh masyarakat yang menolak relokasi SMPN 4 Kota Serang.
Mereka berharap pemerintah mempertimbangkan kembali rencana tersebut dan mencari alternatif lokasi atau skema pembangunan lahan parkir tanpa harus menghilangkan fasilitas pendidikan yang telah menjadi bagian dari sejarah masyarakat Kota Serang.
Editor : Engkos Kosasih







