Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Karang Taruna Kecamatan Pulo Ampel Bahas Tambang bersama Dinas ESDM Provinsi Banten. Dok (Dir/Totalbanten.com).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Karang Taruna Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mendesak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten membuka dokumen perizinan serta kewajiban perusahaan pertambangan mineral bukan logam dan batuan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Desakan tersebut muncul akibat aktivitas pertambangan di Pulo Ampel semakin masif, sementara sejumlah kewajiban perusahaan dinilai belum sepenuhnya dijalankan.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Pulo Ampel, Ulufiullah, mengaku setelah banyak menerima keluhan masyarakat terkait aktivitas pertambangan, terutama persoalan lingkungan.

“Pertama perihal masalah lingkungan, yaitu masalah debu karena banyak warga yang kena dampaknya. Flu, terus ISPA,” kata Ulufiullah kepada Totalbanten usai Audensi dengan ESDM Provinsi Banten, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, Karang Taruna juga meminta kepastian mengenai legalitas kegiatan pertambangan, termasuk rencana perluasan salah satu lokasi tambang yang berada di wilayah Pulo Ampel.

Ia menegaskan, rencana perluasan pertambangan harus memperhatikan keberadaan kawasan Gunung Gede dan Gunung Merdeka yang dinilai memiliki nilai ekologis dan historis bagi masyarakat setempat.

“Memastikan izin pertambangan dan wacana perluasan salah satu tambang yang ada di Pulo Ampel tidak mengesampingkan Gunung Gede dan Gunung Merdeka,” ujarnya.

Ulufiullah mengatakan, pihaknya memilih menempuh jalur audiensi agar pengawasan masyarakat terhadap aktivitas pertambangan dapat berjalan sesuai koridor dan tidak menimbulkan kesalahpahaman dengan pemerintah maupun perusahaan.

“Tujuannya biar kita enggak ada miskomunikasi. Secara konkret itu kan secara perizinannya, secara apanya. Jadi biar kita sosial kontrol tidak ada miskom, benar-benar sesuai dengan koridor,” katanya.

Karang Taruna juga meminta Dinas ESDM melakukan pengawasan lebih ketat terhadap perusahaan pertambangan di Pulo Ampel.

Mereka menilai masih terdapat perusahaan yang diduga mengabaikan kewajiban yang telah disepakati dengan masyarakat.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Bobol Warung di Kota Serang, 500 Bungkus Rokok dan 20 Tabung Gas Dicuri, 4 Tersangka Diciduk

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version