TOTALBANTEN.COM, PANDEGLANG – Sebaran debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang. Kondisi tersebut membuat warga mulai memburu masker untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik.
Gunung Anak Krakatau mulai mengalami erupsi sejak Jumat (4/9/2026). Berdasarkan laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), aktivitas erupsi masih berlangsung.
Terbaru, erupsi Gunung Anak Krakatau kembali terekam pada Minggu (6/9/2026) pukul 03.53 WIB dengan durasi sekitar 30 detik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaran abu vulkanik mulai dirasakan di sejumlah wilayah Pandeglang. Pemerintah Kabupaten Pandeglang pun mengimbau masyarakat menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Wakil Ketua III DPRD Pandeglang, M Fuhaira Amin, turut mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.
Menurut Fuhaira, paparan abu vulkanik berpotensi mengganggu kesehatan, mulai dari saluran pernapasan, iritasi mata dan hidung hingga iritasi kulit.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Fuhaira meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau membeli masker secara berlebihan.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya