Ratusan KDMP di Kabupaten Serang Masih Tanpa Lahan, Dua Desa Pilih Pakai Hutan Negara

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Mokhamad Rifki saat memberikan keterangan pers. (Dok. TotalBanten)

Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Mokhamad Rifki saat memberikan keterangan pers. (Dok. TotalBanten)

Pengajuan dilakukan secara berjenjang mulai dari pemerintah desa, kecamatan, bupati hingga gubernur sebelum memperoleh persetujuan penggunaan lahan.

Baru 49 KDMP Rampung Dibangun

Data Diskoumperindag Kabupaten Serang menunjukkan perkembangan sarana pendukung KDMP masih bervariasi.

Dari total 326 KDMP yang telah terbentuk:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Sebanyak 49 KDMP telah memiliki bangunan yang terbangun 100 persen.
  • Sebanyak 98 KDMP masih dalam proses pembangunan.
  • Sebanyak 37 KDMP telah memiliki lahan siap bangun.
  • Sebanyak 142 KDMP belum memiliki lahan.
BACA JUGA :  Dindikbud Kabupaten Serang Tak Pakai DTSEN dalam SPMB 2026, Salah Kaprah?

Data tersebut menunjukkan hampir 44 persen KDMP di Kabupaten Serang masih menghadapi persoalan ketersediaan lahan.

Karena itu, pemerintah daerah menawarkan opsi pemanfaatan lahan Perhutani kepada desa-desa yang belum memiliki lahan sendiri.

“Sudah kami sampaikan kepada seluruh desa. Desa yang membutuhkan lahan dan ingin menggunakan lahan Perhutani dipersilakan mengajukan. Namun sejauh ini baru dua desa yang mengajukan,” ujar Rifki.

BACA JUGA :  Perkim Serang Tandatangani Usulan RTLH Milik Kusnadi Desa Sindangheula

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
HUT ke-81 RI, Pemprov Banten Tebar Diskon Pajak Kendaraan hingga 40 Persen
BEM Nusantara Banten Kesal Pemprov Belum Transparan soal Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
Anggaran Makan dan Minum Capai Rp110 Miliar, Sekda Banten Klaim Sudah Dipangkas Sisa Rp77 Miliar
Sebanyak 1.165 Kendaraan Dinas di Pandeglang Belum Bayar Pajak
Relokasi SDN Inpres Cikeusal Masuki Tahap Konstruksi, WSP Percepat Pembangunan Sekolah Pengganti
Target Pajak dan Retribusi Banten Lesu di Triwulan II, Penerimaan PAD “Rontok”

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:48

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:51

HUT ke-81 RI, Pemprov Banten Tebar Diskon Pajak Kendaraan hingga 40 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:02

BEM Nusantara Banten Kesal Pemprov Belum Transparan soal Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:44

Ratusan KDMP di Kabupaten Serang Masih Tanpa Lahan, Dua Desa Pilih Pakai Hutan Negara

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:51

Anggaran Makan dan Minum Capai Rp110 Miliar, Sekda Banten Klaim Sudah Dipangkas Sisa Rp77 Miliar

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page