Anggaran Makan dan Minum Capai Rp110 Miliar, Sekda Banten Klaim Sudah Dipangkas Sisa Rp77 Miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Banten, Deden A Hartawan. (Dok)

Sekda Banten, Deden A Hartawan. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Pemerintah Provinsi Banten memastikan anggaran belanja makan dan minum sebesar Rp110 miliar dalam Alokasi Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 telah dipangkas.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, menanggapi sorotan terkait alokasi belanja makanan dan minuman yang bengkak di tengah masih ada 772.780 penduduk miskin berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025.

BACA JUGA :  Ketimpangan Anggaran Makan Minum dan Bansos Banten

“Sudah diefisiensi semua. Pemangkasan di (APBD) perubahan,” kata Deden kepada wartawan melalui pesan singkat, Jumat (26/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Deden, anggaran tersebut telah dipangkas sedikitnya 30 persen sebagai bagian dari kebijakan efisiensi belanja daerah yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Banten.

Ia menjelaskan, hasil efisiensi anggaran tersebut tidak hilang begitu saja, melainkan dialihkan untuk mendukung program-program yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Pangkas Jaminan Kesehatan Warga Miskin, Totalnya Bikin Geleng-geleng Kepala!

“Minimal 30 persen dan dialihkan ke program prioritas,” ujarnya.

Deden menyebutkan, anggaran hasil efisiensi tersebut diarahkan untuk memperkuat program penanggulangan kemiskinan, sektor pendidikan, serta pembangunan infrastruktur.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
HUT ke-81 RI, Pemprov Banten Tebar Diskon Pajak Kendaraan hingga 40 Persen
BEM Nusantara Banten Kesal Pemprov Belum Transparan soal Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
Ratusan KDMP di Kabupaten Serang Masih Tanpa Lahan, Dua Desa Pilih Pakai Hutan Negara
Sebanyak 1.165 Kendaraan Dinas di Pandeglang Belum Bayar Pajak
Relokasi SDN Inpres Cikeusal Masuki Tahap Konstruksi, WSP Percepat Pembangunan Sekolah Pengganti
Target Pajak dan Retribusi Banten Lesu di Triwulan II, Penerimaan PAD “Rontok”

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:48

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:51

HUT ke-81 RI, Pemprov Banten Tebar Diskon Pajak Kendaraan hingga 40 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:02

BEM Nusantara Banten Kesal Pemprov Belum Transparan soal Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:44

Ratusan KDMP di Kabupaten Serang Masih Tanpa Lahan, Dua Desa Pilih Pakai Hutan Negara

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:51

Anggaran Makan dan Minum Capai Rp110 Miliar, Sekda Banten Klaim Sudah Dipangkas Sisa Rp77 Miliar

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page