BEM Nusantara Banten Kesal Pemprov Belum Transparan soal Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNus) Banten mengaku kesal dengan Pemerintah Provinsi Banten yang belum membuka secara utuh alokasi belanja tenaga ahli sebesar Rp55,47 miliar dalam APBD 2026.

Hal itu diungkapkan Koordinator BEMNus Banten, M Qolby Yusuf usai audiensi dengan Pemerintah Provinsi Banten yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi, bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

BACA JUGA :  BNN Banten Bongkar Jaringan Sabu Lintas Pulau: 4,3 Kg Disita, Kurir 'Fast & Furious' Tumbang

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPKPP) di Sekretariat Daerah, KP3B, Kota Serang, Senin (3/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Qolby menilai penjelasan yang diberikan Pemprov Banten belum menjawab substansi yang dipertanyakan. Pemerintah hanya menyampaikan bahwa anggaran tenaga ahli dialokasikan untuk menunjang kebutuhan perangkat daerah.

BACA JUGA :  Mayoritas Warga Banten Andalkan BPJS PBI untuk Berobat, Ketimpangan Kepesertaan Terlihat Antarwilayah

“Tetapi tanpa menguraikan secara rinci mekanisme rekrutmen, dasar penetapan kebutuhan, indikator kinerja, hingga hasil kerja yang dihasilkan dari penggunaan anggaran tersebut,” katanya.

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page