Di sisi lain, masih tingginya perceraian karena faktor ekonomi memperlihatkan bahwa tekanan biaya hidup dan ketidakstabilan pendapatan keluarga juga menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Data tersebut menggambarkan bahwa persoalan perceraian di Banten merupakan isu multidimensi yang tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyentuh persoalan sosial, ekonomi, dan psikologis keluarga.
Data Singkat Perceraian di Banten
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Total perkara perceraian: 15.400 kasus
- Perselisihan dan pertengkaran terus-menerus: 12.134 kasus
- Faktor ekonomi: 2.115 kasus
- Meninggalkan salah satu pihak: 556 kasus
- KDRT: 248 kasus
- Judi: 206 kasus
- Poligami: 42 kasus
- Murtad: 30 kasus
- Mabuk: 29 kasus
- Dihukum penjara: 17 kasus
Redaksi mencatat bahwa data ini menunjukkan faktor penyebab perkara perceraian yang tercatat dalam proses peradilan, sehingga satu perkara dicatat berdasarkan alasan utama yang diajukan dalam persidangan.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : BPS Banten








