Dua Dekade Menunggu Rumah Layak, Tangis Kartika Pecah Saat Menerima Kunci Harapan Baru

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Pamarayan AKP Yusuf Ependi Serahkan Kunci Bedah Rumah Kartika Desa Binong, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang (dok).

Kapolsek Pamarayan AKP Yusuf Ependi Serahkan Kunci Bedah Rumah Kartika Desa Binong, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang (dok).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Pagi itu, sinar matahari bebas menerobos celah-celah dinding rumah Kartika di Kampung Tegal Sari, Desa Binong, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.

Bukan karena jendela yang lebar atau ventilasi yang memadai, melainkan karena banyak bagian rumah yang sudah lapuk dimakan usia.

Selama lebih dari 20 tahun, Kartika bersama suaminya, Edi Suhaedi, dan kedua anak mereka bertahan hidup di rumah sederhana yang kondisinya jauh dari kata layak.

Atap yang bocor saat hujan, dinding yang mulai rapuh, hingga lantai yang seadanya menjadi bagian dari keseharian keluarga tersebut.

Meski hidup dalam keterbatasan, Kartika dan Edi tidak pernah berhenti berharap. Mereka hanya bisa memperbaiki bagian rumah yang rusak sedikit demi sedikit sesuai kemampuan ekonomi keluarga.

BACA JUGA :  Insentif Pemungut Pajak Rp34 Miliar; Bapenda Kab Serang Baru Susun Aturan Teknis

Namun penghasilan Edi sebagai buruh serabutan membuat impian memiliki rumah layak huni terasa begitu jauh.

Harapan itu mulai menemukan jalannya pada 4 Mei 2026. Hari itu menjadi titik balik bagi keluarga kecil tersebut ketika program bedah rumah dimulai.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page