Harga Obat Naik 20 Persen, RSDP Kabupaten Serang Amankan Stok dan Pelayanan Pasien

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP), Rachmat Setiadi, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Pung/Totalbanten.com)

Direktur RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP), Rachmat Setiadi, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Pung/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Kenaikan harga obat mulai dirasakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Serang. Sejumlah jenis obat mengalami kenaikan harga yang bervariasi, mulai dari 10 persen hingga 20 persen, bahkan terdapat beberapa item yang mengalami lonjakan harga lebih tinggi.

Direktur RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP), Rachmat Setiadi, mengatakan kenaikan tersebut tidak terjadi pada seluruh jenis obat. Meski demikian, rumah sakit tetap memastikan ketersediaan obat bagi pasien sebagai prioritas utama pelayanan.

“Rata-rata memang ada kenaikan harga obat, tetapi tidak semuanya. Kami tetap harus menyediakan obat sesuai kebutuhan pasien karena itu merupakan kewajiban rumah sakit,” ujar Rachmat saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Rachmat, besaran kenaikan harga berbeda pada setiap jenis obat. Sebagian mengalami kenaikan sekitar 10 persen hingga 20 persen, sementara beberapa jenis obat mengalami perubahan harga yang cukup signifikan.

“Ada yang naik 10 persen, ada yang 20 persen. Bahkan ada obat yang sebelumnya sekitar Rp10.000 menjadi Rp20.000. Jadi memang tergantung jenis obatnya,” katanya.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hanya 36 dari 326 Desa di Kabupaten Serang Punya Pustu, DPRD Dorong Pemanfaatan Dana CSR untuk Layanan Kesehatan
Akses Layanan Kesehatan di Banten Masih Bertumpu pada Klinik dan Apotek, Sebaran Rumah Sakit Belum Merata
Mayoritas Warga Banten Andalkan BPJS PBI untuk Berobat, Ketimpangan Kepesertaan Terlihat Antarwilayah
Diabetes Tak Lagi Penyakit Orang Dewasa, Dinkes Banten Ribuan Anak Mengidap Diabetes
Obat Psikotropika di RSUD Aulia Pandeglang Hilang Misterius, Dilaporkan Sebulan Setelah Diketahui
Pemberantasan Terus Digencarkan, BNN Banten Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Semangat Baru PKK! Bupati Serang Ratu Zakiyah Dorong Peran Lebih Masif Turunkan Stunting
Dinkes Kabupaten Serang Investigasi Kasus Keracunan MBG di SMPN 1 Kramatwatu

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:18

Harga Obat Naik 20 Persen, RSDP Kabupaten Serang Amankan Stok dan Pelayanan Pasien

Senin, 22 Juni 2026 - 08:50

Hanya 36 dari 326 Desa di Kabupaten Serang Punya Pustu, DPRD Dorong Pemanfaatan Dana CSR untuk Layanan Kesehatan

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:24

Akses Layanan Kesehatan di Banten Masih Bertumpu pada Klinik dan Apotek, Sebaran Rumah Sakit Belum Merata

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:58

Mayoritas Warga Banten Andalkan BPJS PBI untuk Berobat, Ketimpangan Kepesertaan Terlihat Antarwilayah

Senin, 15 Juni 2026 - 12:03

Diabetes Tak Lagi Penyakit Orang Dewasa, Dinkes Banten Ribuan Anak Mengidap Diabetes

Berita Terbaru