Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah saat memberikan keterangan pers di Pendopo Gubernur Banten. (Dirhat/Total Banten)

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah saat memberikan keterangan pers di Pendopo Gubernur Banten. (Dirhat/Total Banten)

“Potensi setiap desa berbeda-beda. Jika potensinya pertanian, maka harus dikelola dan dikomersialisasikan. Jika memiliki potensi wisata, maka didorong menjadi desa wisata. Begitu juga sektor kelautan maupun UMKM, semuanya harus dikembangkan sesuai karakteristik daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi pemerintah daerah agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Buka AMINOVA, Silaturahmi Bani Amin Menguatkan Jejaring Keluarga di Banten

Terkait perkembangan program Koperasi Desa Merah Putih secara nasional, Farida menyebut pembangunan dan operasionalisasi koperasi terus berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan laporan yang kami terima, sekitar 22 ribu unit masih dalam proses pembangunan. Sebanyak 12.300 unit sudah selesai 100 persen, sementara titik lokasi yang telah terkumpul mencapai 35 ribu. Untuk koperasi yang sudah mulai beroperasi sebanyak 1.061 unit yang beberapa waktu lalu diresmikan Presiden Prabowo di Nganjuk,” katanya.

BACA JUGA :  Skema Pembayaran PKB di Banten Disorot, DPRD Dorong Arus Kas Langsung ke RKUD

Pemerintah, lanjut Farida, menargetkan hingga Agustus 2026 sebanyak 30 ribu bangunan Koperasi Desa Merah Putih yang telah selesai dapat mulai beroperasi.

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan program pendidikan dan pelatihan bagi 35 ribu manajer Koperasi Desa Merah Putih yang nantinya akan ditempatkan di berbagai daerah untuk mengelola koperasi secara profesional.

BACA JUGA :  Tulang Punggung Ekonomi Banten Ditopang Industri, Sektor Primer Tertinggal di Tengah Potensi Besar

Sementara itu, Gubernur Banten mengatakan koperasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Sampah Menjadi Bahan Bakar, Wamenko Pangan Tinjau RDF Berkapasitas Ribuan Ton di Indah Kiat Serang
Indonesia Butuh 456.000 Talenta Digital per Tahun, Pelatihan Vokasi Diperkuat
Urgensi Logo Baru Bank Banten di Tengah Potensi Belanja Baru
Wirasinga Juara Lomba Desa Kabupaten Pandeglang, Inovasi Opak Antar ke Tingkat Provinsi
10 Tahun Bank Banten; Pembayaran Pajak Digital Masih Numpang Bank BJB, Arus RKUD Bocor?
Tiga OPD di Kabupaten Serang Kuasai Separuh Anggaran Sewa Hotel Rp8,31 Miliar
Sewa Hotel Rp8,31 Miliar Kerap di Luar Daerah, Kabag Perekonomian Sentil OPD Kabupaten Serang
Pengamat Soroti Ketimpangan Ekonomi Banten, Meksi Tumbuh 5,64 Persen

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:41

Dari Sampah Menjadi Bahan Bakar, Wamenko Pangan Tinjau RDF Berkapasitas Ribuan Ton di Indah Kiat Serang

Selasa, 1 September 2026 - 15:34

Indonesia Butuh 456.000 Talenta Digital per Tahun, Pelatihan Vokasi Diperkuat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00

Urgensi Logo Baru Bank Banten di Tengah Potensi Belanja Baru

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:39

Wirasinga Juara Lomba Desa Kabupaten Pandeglang, Inovasi Opak Antar ke Tingkat Provinsi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:40

10 Tahun Bank Banten; Pembayaran Pajak Digital Masih Numpang Bank BJB, Arus RKUD Bocor?

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page