Sungai Cibanten Tersumbat Sampah, Ancaman Banjir Mengintai Kota Serang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:54

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penampakan Sampah di Sungai Cibanten, Kota Serang. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Tumpukan sampah rumah tangga menutupi aliran Sungai Cibanten di wilayah Kelurahan Unyur, Kota Serang.
Selama lebih dari sepekan, sampah yang menghampar di badan sungai menghambat aliran air dan berpotensi meningkatkan risiko banjir saat hujan dengan intensitas tinggi.

Sampah yang didominasi plastik, styrofoam, kemasan sekali pakai, serta limbah rumah tangga lainnya terbawa arus dari wilayah hulu. Material tersebut kemudian tersangkut pada pohon tumbang yang melintang di sungai sehingga membentuk bendungan sampah sepanjang puluhan meter.

Kondisi itu menyebabkan sampah terus menumpuk dari hari ke hari. Aliran Sungai Cibanten yang seharusnya menjadi jalur pembuangan air menuju hilir berubah menjadi hamparan sampah yang menutupi sebagian besar permukaan sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mengganggu fungsi sungai sebagai saluran air, penumpukan sampah juga menimbulkan ancaman lingkungan yang serius. Sampah plastik dan limbah domestik yang mengendap berpotensi mencemari kualitas air sungai, menimbulkan bau tidak sedap, serta merusak habitat organisme yang hidup di dalamnya.

Di sisi lain, warga sekitar juga khawatir tumpukan sampah tersebut dapat memperparah dampak banjir ketika debit air meningkat. Material sampah yang menyumbat aliran sungai berpotensi menyebabkan air meluap ke permukiman apabila terjadi hujan deras di wilayah hulu maupun Kota Serang.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin, mengatakan kondisi yang terjadi di Sungai Cibanten menunjukkan persoalan sampah masih menjadi masalah serius yang memerlukan perhatian bersama.

Menurut dia, tumpukan sampah yang ditemukan bukan hanya berasal dari satu titik, melainkan akumulasi sampah yang terbawa arus sungai dari berbagai wilayah.

Penulis

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar
Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak
Alumni IPDN Berebut Kursi ‘Jenderal’ ASN di Pemkab Lebak
Aktivis Kritik Wali Kota Serang; Reklame Bando Dilarang, Tapi Mau Diterbitkan PBG
Konstruksi Reklame Milik Bagas Advertising di Pandeglang Membahayakan Pengguna Jalan
Perda Bangunan Gedung Direvisi, DPUPR Kabupaten Serang Target Rp25 Miliar dari PBG
Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:50

Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:09

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:40

Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:24

Alumni IPDN Berebut Kursi ‘Jenderal’ ASN di Pemkab Lebak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:32

Aktivis Kritik Wali Kota Serang; Reklame Bando Dilarang, Tapi Mau Diterbitkan PBG

Berita Terbaru

Exit mobile version