Sungai Cibanten Tersumbat Sampah, Ancaman Banjir Mengintai Kota Serang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:54

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penampakan Sampah di Sungai Cibanten, Kota Serang. (Dok)

Ketika menemukan hambatan berupa pohon tumbang, sampah kemudian berkumpul dan membentuk penyumbatan besar.

“Kalau tidak segera ditangani, tumpukan sampah ini bisa terus bertambah dan menghambat aliran sungai lebih parah lagi,” kata Lulu, Sabtu (6/6/2026).

Persoalan tersebut juga menjadi gambaran masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam mengelola sampah. Sungai yang seharusnya dijaga sebagai sumber kehidupan dan saluran air alami masih kerap dijadikan tempat pembuangan limbah rumah tangga.

Kondisi itu tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi ketika banjir terjadi. Aktivitas warga dapat terganggu, fasilitas umum terdampak, hingga muncul ancaman penyakit akibat lingkungan yang tercemar.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWS C3), Komunitas Peduli Sungai Banten, serta tim Pramuka melakukan aksi pembersihan selama dua hari.

Pada hari pertama, Jumat (5/6/2026), petugas dan relawan fokus mengurai tumpukan sampah yang berada di tengah aliran sungai. Karena lokasi sulit dijangkau kendaraan berat, sampah harus dipindahkan secara manual ke titik-titik yang memungkinkan untuk dilakukan pengangkutan.

Kegiatan dilanjutkan pada Sabtu (6/6/2026) dengan melibatkan lebih banyak personel. Sampah yang telah diurai kemudian dipindahkan ke sejumlah titik pengangkutan di kawasan Pipa Gas Unyur, Jembatan Kidemang, Kampung Kelanggaran, dan Kampung Angsana.

Penulis

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Akses Pendidikan Swasta Diperluas
Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten
Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar
Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak
Alumni IPDN Berebut Kursi ‘Jenderal’ ASN di Pemkab Lebak
Aktivis Kritik Wali Kota Serang; Reklame Bando Dilarang, Tapi Mau Diterbitkan PBG
Konstruksi Reklame Milik Bagas Advertising di Pandeglang Membahayakan Pengguna Jalan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:57

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Akses Pendidikan Swasta Diperluas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31

Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:09

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:40

Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:24

Alumni IPDN Berebut Kursi ‘Jenderal’ ASN di Pemkab Lebak

Berita Terbaru

Exit mobile version