Kasus Penganiayaan Pelajar di Pandeglang Masih Berproses, Polisi Tak Larang Korban Bicara ke Media, Tapi?

Senin, 1 Juni 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: korban plecehan seksual, Dok (Ist/Totalbanten.com).

Ilustrasi: korban plecehan seksual, Dok (Ist/Totalbanten.com).

TOTALBANTEN.COM, PANDEGLANG
Proses penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar asal Kabupaten Pandeglang menuai sorotan.

Polres Pandeglang memastikan tak melarang korban maupun keluarga korban dugaan penganiayaan untuk berkomunikasi dengan wartawan.

Kepolisian menegaskan imbauan yang disampaikan bertujuan menjaga efektivitas proses penyelidikan dan mencegah terduga pelaku melarikan diri.

Kasus yang sempat menjadi perhatian publik itu menimpa seorang pelajar berinisial R, warga Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang. Ia diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh kekasihnya berinisial T, warga Kabupaten Lebak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada 3 Mei 2026. Saat itu korban baru pulang dari sekolah dan dijemput oleh terduga pelaku.

BACA JUGA :  Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak

Merasa menjadi korban kekerasan, R bersama keluarganya kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pandeglang untuk diproses secara hukum.

Namun hingga memasuki awal Juni 2026, terduga pelaku belum berhasil diamankan. Pihak keluarga pun mengaku masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses hukum yang sedang berjalan.

Di tengah proses tersebut, keluarga korban mengaku sempat menerima pesan dari penyidik agar informasi terkait kasus tersebut tidak terlalu banyak dipublikasikan.

BACA JUGA :  Refleksi HUT Kabupaten Serang ke-499: DPRD Gelar Saresehan, Tampung Aspirasi Mahasiswa!

Pesan tersebut kemudian dipahami keluarga sebagai larangan untuk berbicara kepada wartawan.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page