Neraca Perdagangan Banten Tertekan; Ekspor Melemah, Impor Melonjak di Awal 2026

Minggu, 5 April 2026 - 22:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ekspor - Impor

Ilustrasi Ekspor - Impor

Impor nonmigas bahkan tumbuh lebih tinggi, yakni 30,35 persen menjadi US$6,764 miliar (Rp106,87 triliun).

Khusus Februari 2026, impor melonjak 29,82 persen menjadi US$4,234 miliar (Rp66,90 triliun). Kenaikan ini didorong oleh lonjakan impor nonmigas yang tumbuh 33,61 persen menjadi US$3,791 miliar (Rp59,90 triliun).

Peningkatan terbesar terjadi pada kelompok mesin dan pesawat mekanik yang melonjak hampir tiga kali lipat atau 197,11 persen senilai US$890,49 juta (sekitar Rp14,07 triliun).

Sebaliknya, impor bahan kimia organik justru mengalami penurunan signifikan sebesar US$218,63 juta (sekitar Rp3,45 triliun).

Tiongkok, Australia, dan Singapura menjadi tiga pemasok utama barang impor ke Banten, dengan nilai masing-masing US$1,630 miliar (Rp25,76 triliun), US$1,195 miliar (Rp18,88 triliun), dan US$1,012 miliar (Rp15,99 triliun).

Struktur impor menunjukkan dominasi bahan baku dan barang modal. Impor bahan baku naik menjadi US$4,763 miliar (Rp75,26 triliun).

BACA JUGA :  Pembekalan Ketua Regu dan Ketua Rombongan Haji Kota Cilegon Berjalan Lancar

Adapun impor barang modal melonjak tajam menjadi US$2,517 miliar (Rp39,77 triliun), sementara barang konsumsi mencapai US$450 juta (Rp7,11 triliun).

Lonjakan impor, khususnya pada barang modal, mengindikasikan masih kuatnya aktivitas industri di Banten.

Editor : Imam Maulana

Sumber Berita : BPS Banten

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung
DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar
Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang
Kredit Macet di BPR Serang Tembus Rp30 Miliar, Pemkab Dorong Pembentukan Satgas
Tirta Al Bantani Masuk Bisnis AMDK, Pelayanan Air Bersih ke Masyarakat Berkurang?
Bisnis Air dalam Kemasan, Tirta Al Bantani Kerjasama dengan PT Michigan Quality Water
NTP Banten Mei 2026 Naik Menjadi 110,57: Sektor Padi Menguat, Sektor Peternakan Lesu
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:09

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:23

Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30

DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:02

Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:22

Kredit Macet di BPR Serang Tembus Rp30 Miliar, Pemkab Dorong Pembentukan Satgas

Berita Terbaru