“Di seluruh Indonesia ini sudah lebih dari 1.000 koperasi yang rampung 100 persen. Dalam waktu dua sampai tiga bulan ke depan, insyaallah akan ada puluhan ribu bangunan fisik yang selesai,” ujar Ferry.
Optimisme pemerintah pusat tersebut berhadapan dengan realitas di daerah. Di Kabupaten Serang, persoalan status dan ketersediaan lahan menjadi kendala utama percepatan pembangunan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh target pembangunan fisik, tetapi juga kesiapan perencanaan di tingkat daerah, terutama terkait legalitas dan pengadaan aset tanah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga mendorong perluasan keanggotaan koperasi. Ferry mengajak masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) untuk menjadi anggota Kopdes.
Menurut dia, keterlibatan penerima bantuan sosial diharapkan dapat memperkuat basis ekonomi koperasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota.
“Para penerima manfaat didorong untuk menjadi anggota koperasi desa. Mereka bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari di koperasi dan nantinya memperoleh sisa hasil usaha,” kata Ferry.
Penulis : Saepul Aripin
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






