Target Puluhan Ribu Kopdes Rampung 2026, Persoalan Lahan Masih Jadi Tantangan di Daerah

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentri Koperasi Republik Indonesia Menargetkan Puluhan Ribu Koperasi Desa Merah Putih Rampung di Tahun 2026, Ditengah  Persoalan Lahan Menjadi Tantangan Di Daerah

Mentri Koperasi Republik Indonesia Menargetkan Puluhan Ribu Koperasi Desa Merah Putih Rampung di Tahun 2026, Ditengah Persoalan Lahan Menjadi Tantangan Di Daerah

Ia menilai, skema tersebut dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat serta menjadi salah satu instrumen pengurangan kemiskinan ekstrem.

Ferry menyebut Koperasi Desa Merah Putih di Desa Ranjeng sebagai salah satu contoh yang telah berjalan. Koperasi tersebut disebut telah beroperasi selama beberapa bulan dengan pendapatan sekitar Rp150 juta per bulan.

Menurut dia, model pengelolaan seperti di Ranjeng diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain sebagai penggerak ekonomi desa.

Meski demikian, percepatan penyelesaian persoalan lahan di berbagai daerah dinilai menjadi faktor penting agar target pembangunan Kopdes secara nasional dapat terealisasi sesuai rencana.

“Ini nanti akan dikelola, dioperasionalkan oleh pengurus koperasi desa, pengelola koperasi desa Ranjeng, mereka sudah operasional beberapa bulan belakangan ini dan sudah punya pendapatan keuntungan Rp150.000.000 per bulan,” ucap Ferry

BACA JUGA :  Strategi BPKAD Kabupaten Serang Menjaga Resiliensi Fiskal di Tengah Efisiensi Nasional

Penulis : Saepul Aripin

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page