Dari Royal Baroe ke Serang Digital: Kinerja Pemkot Tuai 84 Persen Apresiasi Warganet

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Serang Mendapat Apresiasi Warganet Setelah Mengubah Tata kelola Royal Baroe Ke Serang Digital

Pemerintah Kota Serang Mendapat Apresiasi Warganet Setelah Mengubah Tata kelola Royal Baroe Ke Serang Digital

Abdul Rozak menjelaskan bahwa lonjakan sentimen positif dipicu oleh sejumlah program yang dianggap memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Data besar menunjukkan ada beberapa topik utama yang menjadi penggerak sentimen positif. Penataan kawasan Royal Baroe dan inovasi pengelolaan sampah menjadi percakapan dominan dengan respons publik yang sangat baik,” ujarnya.

Penataan kawasan Royal Baroe tercatat mencapai 123.431 mention positif. Warganet menilai wajah baru kawasan tersebut lebih modern, tertata, dan ramah aktivitas ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, kerja sama pengelolaan  sampah memperoleh 85.671 mention positif, menunjukkan apresiasi publik terhadap langkah inovatif pemerintah dalam menangani persoalan limbah kota. Relokasi Pasar Rau juga masuk dalam percakapan positif dengan 19.652 mention.

BACA JUGA :  Polda Banten Hentikan Penyelidikan Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan Wali Kota Serang

Rozak menambahkan bahwa sentimen negatif yang terdeteksi masih berpusat pada persoalan banjir dan pengelolaan sampah saat musim penghujan. Meski demikian, proporsinya relatif kecil dibanding sentimen apresiatif yang mendominasi diskursus digital.

Serang Digital: Reformasi Layanan Publik

Selain penataan fisik kota, program Serang Digital menjadi salah satu tonggak penting dalam satu tahun kepemimpinan Budi–Agis.

Program ini berfokus pada digitalisasi layanan publik, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, hingga kanal pengaduan masyarakat.

BACA JUGA :  Pemkot Serang Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Keluarga Lansia 80 Th Meninggal Tertimpa Tembok Roboh

Melalui integrasi platform digital, warga kini dapat mengakses berbagai layanan tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan.

Efisiensi waktu, transparansi proses, serta kemudahan pelacakan layanan menjadi nilai tambah yang kerap disoroti warganet.

Pengamat kebijakan publik menilai Serang Digital sebagai langkah strategis menuju tata kelola pemerintahan modern.

Digitalisasi tidak hanya memangkas birokrasi, tetapi juga memperkuat akuntabilitas karena setiap proses terdokumentasi secara sistematis.

Serang Bebas Pungli: Dorong Integritas Aparatur

Program lain yang mendapat perhatian publik adalah gerakan Serang Bebas Pungli. Inisiatif ini menitikberatkan pada penguatan pengawasan internal, edukasi aparatur, serta pembukaan kanal pelaporan bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Menata Kota dari Kursi Rakyat: Jejak Pengabdian Budi Rustandi untuk Kota Serang

Dalam implementasinya, Pemkot menggandeng berbagai unsur pengawasan untuk memastikan pelayanan publik berjalan tanpa praktik pungutan liar.

Kampanye integritas dilakukan secara masif, baik di lingkungan birokrasi maupun melalui sosialisasi kepada warga.

Warganet menilai langkah ini sebagai komitmen nyata terhadap reformasi birokrasi. Diskursus digital menunjukkan bahwa transparansi dan keberanian membuka ruang pengaduan publik menjadi faktor penting yang meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Serang Mengaji

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir
Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Berita Terbaru