Menurutnya, pengelola kawasan wajib tunduk pada seluruh regulasi lingkungan dan perizinan. Pemkot Tangsel juga diminta tidak bersikap permisif.
“Jangan ada kesan pembiaran atau main mata. Ini menyangkut keselamatan lingkungan dan masyarakat di tengah kawasan komersial,” katanya.
GP Ansor juga mendesak Pemkot Tangsel membuka secara transparan data seluruh industri dan pergudangan di kawasan Taman Tekno, termasuk status perizinan, kelayakan fungsi, serta sistem pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau datanya tidak ada atau tidak jelas, berarti ada yang tidak beres dengan tata kelola industri di Tangsel,” ujarnya.
Selain itu, mereka menuntut investigasi lintas dinas secara menyeluruh terhadap aspek industri dan lingkungan hidup di kawasan tersebut.
Editor : Imam Maulana
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






