Pemkot Serang Gandeng LPK KJS Bidik 100 Pekerja ke Jepang

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil walikota Serang, Nur Agis Aulia, bersama LPK KJS, (Doc: Totalbanten)

Wakil walikota Serang, Nur Agis Aulia, bersama LPK KJS, (Doc: Totalbanten)

Menurut Dita, kebutuhan tenaga kerja di Jepang saat ini didominasi oleh sektor pertanian, perawat lansia (caregiver), dan otomotif. Selain itu, tersedia pula peluang kerja di bidang ground handling bandara.

“Kebutuhan paling banyak saat ini perawat lansia dan pertanian, lalu otomotif,” ucapnya.

Namun, ia menegaskan bahwa keberangkatan ke Jepang mensyaratkan kesiapan sumber daya manusia. Calon pekerja wajib memiliki sertifikat bahasa Jepang minimal level N4, dari lima level yang tersedia. Sertifikasi bahasa tersebut dikeluarkan oleh Japan Foundation.

Lebih lanjut, Dita menyampaikan, calon pekerja juga harus mengantongi sertifikasi keahlian spesifik (Specific Skill Worker) sesuai bidang yang dilamar.

“Kalau mau di otomotif harus punya sertifikat otomotif. Kalau perawat lansia, harus punya sertifikat perawat lansia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, skema yang dijalankan KJS merupakan penempatan pekerja migran, bukan magang. Biaya pelatihan dan penempatan berkisar Rp27 juta, dengan penghasilan yang dinilai lebih baik dibandingkan skema magang.

BACA JUGA :  Menenun 'City of Heritage', Ikhtiar Pemerintah Kota Serang Memuliakan Sejarah dan Kreativitas

“Kalau magang biasanya gajinya justru di bawah pekerja migran,” katanya.

Kata dita Saat ini pelatihan masih dilaksanakan di Tangerang Selatan.

Penulis

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page