Darurat Sampah Tangsel: TPA Cipeucang Kolaps, Kota Angrek Jadi Kota Sampah?

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:23

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Sampah tampak menumpuk di pinggir jalan Tangerang Selatan.

Selama 5 tahun terakhir, tren timbulan sampah di Kota Tangerang Selatan cenderung terus meningkat. Timbulan sampah tertinggi terjadi pada 2024 dengan lebih dari 400 ribu ton. Tak jauh berbeda dengan data timbulan sampah harian, capaian timbulan sampah tahunan juga menurun drastis di tahun 2021.

Pada tahun 2020, total sampah yang dihasilkan Tangerang Selatan mencapai 390.753,87 ton per tahun, kemudian turun menjadi 291.659,27 ton pada 2021.Puncaknya, pada 2024, total timbulan sampah tahunan Tangerang Selatan melonjak menjadi tertinggi dalam lima tahun terakhir, yakni 414.750 ton.

Ancaman Anggrek Jadi Kota Sampah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ancaman Jadi Kota ‘Sampah’Kota Tangerang Selatan yang dijuluki Kota Anggrek terancam menjadi Kota Sampah jika situasi di TPA Cipeucang tak dapat diurai. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk pembebasan lahan guna memperluas TPA Cipeucang

Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menyatakan pemerintah tengah mengupayakan perbaikan infrastruktur senilai mencakup metode terasering, pengerukan sungai, hingga pembangunan dinding penahan (bronjong).

Menurutnya, upaya penanganan sampah melalui kerja sama lintas daerah tidak mudah dilakukan, mengingat sejumlah daerah di sekitar Tangsel juga menghadapi persoalan serupa. Oleh karena itu, Perbaikan TPA Cipeucang dalam waktu dekat menjadi solusi utama.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Gak Ada Kerasa Apa-apa”: Suara Sumbang Warga di HUT Banten ke-26
Pemkot Serang Terima Setoran Rp1,7 Miliar dari Pelanggar Perda, Budi Rustandi; Itu Kan Bukan Saya!
Pemkot Serang Tiga Tahun Terima Setoran Pelanggar Perda, Nilainya Capai Rp1,7 Miliar
Pemkot Serang Diduga Terima Kompensasi Rp720 Juta dari Pelanggar RTRW, Apa Dasar Perhitungannya?
Buramnya Tata Kelola Ruang Banten di Balik Aktivitas Tambang Kragilan
Dugaan Penyalahgunaan Wewenang hingga Kolusi di Balik Pengadaan Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Pemprov Banten
“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir
Bojonegara Kabupaten Serang dalam Pusaran Reklamasi: Laut Menyusut, Konflik Membesar

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:15

“Gak Ada Kerasa Apa-apa”: Suara Sumbang Warga di HUT Banten ke-26

Jumat, 18 September 2026 - 08:27

Pemkot Serang Terima Setoran Rp1,7 Miliar dari Pelanggar Perda, Budi Rustandi; Itu Kan Bukan Saya!

Kamis, 17 September 2026 - 12:14

Pemkot Serang Tiga Tahun Terima Setoran Pelanggar Perda, Nilainya Capai Rp1,7 Miliar

Minggu, 13 September 2026 - 16:36

Pemkot Serang Diduga Terima Kompensasi Rp720 Juta dari Pelanggar RTRW, Apa Dasar Perhitungannya?

Jumat, 4 September 2026 - 03:52

Buramnya Tata Kelola Ruang Banten di Balik Aktivitas Tambang Kragilan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version