RAPBD Kabupaten Serang 2026: Belanja Pembangunan Dikebiri, Belanja Pegawai Lebih Bengkak

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPBD Kabupaten Serang 2026 Menuai Sorotan dan Kritikan Dari Berbagai Kalangan Terkhusus Mahasiswa, Mengingat Belanja Pembangunan Dikebiri, 
Belanja Pegawai Lebih Bengkak.

RAPBD Kabupaten Serang 2026 Menuai Sorotan dan Kritikan Dari Berbagai Kalangan Terkhusus Mahasiswa, Mengingat Belanja Pembangunan Dikebiri, Belanja Pegawai Lebih Bengkak.

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Serang tahun 2026 menyimpan kejanggalan fiskal yang menjulang, memicu kritik tajam dari kalangan aktivis.

Dokumen anggaran tersebut menunjukkan adanya pola terbalik yang mengorbankan pembangunan infrastruktur demi membiayai birokrasi.

Data menunjukkan, anggaran yang seharusnya menopang proyek fisik dan pelayanan publik justru dipangkas secara brutal, sementara belanja rutin untuk aparatur negara nyaris tidak tersentuh.

Komposisi ini menegaskan kembali wajah lama birokrasi yang rakus anggaran di Serang.

Pembangunan Hancur, Gaji Pegawai Tetap Fantastis

Pusat masalah terletak pada Belanja Modal yang menjadi indikator investasi daerah. Pos vital ini mengalami penurunan drastis hingga lebih dari 80 persen.

Pada APBD 2025, belanja modal mencapai Rp406 miliar. Namun, di RAPBD tahun 2026 hanya Rp70 miliar.

BACA JUGA :  UMP Banten 2026 Naik 6,74 Persen Jadi Rp3,1 Juta

Pemangkasan setara Rp335 miliar ini secara matematis akan melumpuhkan proyek-proyek vital.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WH Kembali Nakhodai NasDem Banten, Andra Soni Disentil soal Komitmen Politik
Klan Jayabaya Kian Mengakar di Demokrat Banten, Nabil Resmi Bergabung Jadi Anak Buah AHY
Iti Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten, DPP Tekankan Konsolidasi hingga Tingkat Daerah
Kopi Nalar Ingatkan Publik Tak Terjebak Isu yang Seret Dua Tokoh Banten
Tiga Wilayah Ini Rawan konflik di Pilkades 2027 
Partai Koalisi Pemerintah di Banten Beda Sikap soal Putusan MK Terkait Pilkada
Bahas Penggunaan Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol di Kabupaten Serang Mangkir dari Audiensi
Aktivis Soroti Minimnya Jejak Pendidikan Politik Parpol Kabupaten Serang di Ruang Publik

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:33

WH Kembali Nakhodai NasDem Banten, Andra Soni Disentil soal Komitmen Politik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:51

Klan Jayabaya Kian Mengakar di Demokrat Banten, Nabil Resmi Bergabung Jadi Anak Buah AHY

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:41

Iti Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten, DPP Tekankan Konsolidasi hingga Tingkat Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:12

Kopi Nalar Ingatkan Publik Tak Terjebak Isu yang Seret Dua Tokoh Banten

Senin, 20 Juli 2026 - 19:32

Tiga Wilayah Ini Rawan konflik di Pilkades 2027 

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page