TOTALBANTEN.COM, SERANG – Forum Mahasiswa Serang Raya (FMSR) menyayangkan ketidakhadiran perwakilan partai politik dalam audiensi yang digelar bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Serang, Kamis (9/7/2026).
Padahal, agenda tersebut membahas penggunaan bantuan keuangan partai politik (banparpol) yang bersumber dari APBD Kabupaten Serang.
Ketidakhadiran seluruh perwakilan partai politik dalam forum tersebut memicu kekecewaan mahasiswa. FMSR menilai forum dialog semestinya menjadi ruang bagi partai politik untuk menjelaskan penggunaan dana publik yang mereka terima setiap tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator FMSR, Muhamad Lutfi, mengatakan audiensi tersebut sedianya menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai penggunaan bantuan keuangan partai politik, terutama terkait pelaksanaan pendidikan politik yang menjadi prioritas penggunaan anggaran.
“Ketika kami menggelar audiensi bersama Kesbangpol, ternyata tidak ada satu pun perwakilan partai politik yang hadir. Kami tentu kecewa karena forum ini justru ditujukan untuk memperoleh penjelasan langsung dari partai politik terkait penggunaan bantuan keuangan yang bersumber dari APBD,” kata Lutfi.
Berdasarkan APBD Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2026, total bantuan keuangan kepada sembilan partai politik mencapai Rp2.661.903.000. Dana tersebut dialokasikan kepada partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Serang berdasarkan perolehan suara sah pada pemilu legislatif.
Partai Golkar menjadi penerima bantuan terbesar dengan nilai Rp552.324.000, disusul Partai Gerindra Rp393.120.000, PKS Rp310.380.000, PKB Rp258.405.000, Partai NasDem Rp256.962.000, Partai Demokrat Rp242.094.000, PDI Perjuangan Rp234.015.000, PAN Rp230.211.000, dan PPP Rp184.392.000.
Editor : Andre S Negara
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








