Anggaran Perbaikan Rumah di Serang Mandek, Proses Stimulan dan Mendesa Tersangkut di Meja Sekda

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah Kabupaten Serang yang berdenyut, ribuan warganya masih memendam harap di bawah atap reyot dan dinding lapuk.

Di tengah Kabupaten Serang yang berdenyut, ribuan warganya masih memendam harap di bawah atap reyot dan dinding lapuk.

Tantangan birokrasi diperparah dengan jumlah data yang masif dan dinamis. Data by name by address tahun 2022–2023 mencatat ada 8.196 rumah tidak layak huni di Serang.

Hingga kini, setelah ditangani sekitar 617 unit oleh pemerintah dan ribuan lainnya dari berbagai sumber, per 2025, Deni menyebut masih ada 7.579 unit yang menunggu giliran.

BACA JUGA :  TPS Ilegal di Kabupaten Serang Menggila, Mobil Sampah Diduga dari DLH dan Swasta Ngeloyor Tiap Hari

“Data RTLH itu kan dinamis. Sejalan dengan angka pernikahan, di dalam satu keluarga itu ada yang menikah lagi. Muncul lagi satu rumah tidak layak huni,” jelas Deni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertumbuhan penduduk dan dinamika keluarga menyebabkan data rumah reyot terus bertambah, seolah tiada habisnya.

Di tengah keterbatasan APBD yang hanya mampu mengalokasikan perbaikan untuk 216 unit tahun ini, DPRKP berupaya keras menggali potensi anggaran di luar APBD, seperti CSR BJB dan Baznas.

BACA JUGA :  Bupati Serang Imbau Orang Tua Batasi Penggunaan Gadget Anak agar Terhindar dari Konten Negatif

“Kita memaklumi keterbatasan anggaran kabupaten,” katanya.

Bagi warga Serang, janji perbaikan rumah yang nyaman kini menjadi penantian panjang yang menggantung, tertahan di ruang tunggu birokrasi hingga Sekda kembali dari retret.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratu Rachmatuzakiyah Tegaskan Komitmen Muslimat NU Banten untuk Umat
Kebutuhan PJU Capai 24 Ribu Titik, Dishub Kab Serang Ngaku Kekurangan Anggaran
Polda Banten Gerebek THM di Serang, Bidik Peredaran Narkoba Modus Vape
Jejak PT ABM Banten; Dari Ambisi Hilirisasi ke Ladang Korupsi Puluhan Miliar
Pembayaran Pajak Kendaraan di Banten Tak Langsung ke RKUD Pemprov
PT ABM Diduga Jadi Ladang Korupsi, Kejati Banten Sita 90 Bundel Berkas dan Periksa Eks Bos!
Dualisme Pemungut Pajak di Kota Tangerang, Tabrak Aturan?
Oknum Jaksa Kejati Banten Diduga Jual Aset Barang Bukti First Travel

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:31

Ratu Rachmatuzakiyah Tegaskan Komitmen Muslimat NU Banten untuk Umat

Sabtu, 18 April 2026 - 18:05

Kebutuhan PJU Capai 24 Ribu Titik, Dishub Kab Serang Ngaku Kekurangan Anggaran

Sabtu, 18 April 2026 - 13:42

Polda Banten Gerebek THM di Serang, Bidik Peredaran Narkoba Modus Vape

Jumat, 17 April 2026 - 10:23

Jejak PT ABM Banten; Dari Ambisi Hilirisasi ke Ladang Korupsi Puluhan Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 10:11

Pembayaran Pajak Kendaraan di Banten Tak Langsung ke RKUD Pemprov

Berita Terbaru