Anggaran Perbaikan Rumah di Serang Mandek, Proses Stimulan dan Mendesa Tersangkut di Meja Sekda

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah Kabupaten Serang yang berdenyut, ribuan warganya masih memendam harap di bawah atap reyot dan dinding lapuk.

Di tengah Kabupaten Serang yang berdenyut, ribuan warganya masih memendam harap di bawah atap reyot dan dinding lapuk.

Bantuan RTLH bersifat stimulan, yakni Rp25 juta, yang menuntut adanya swadaya—kontribusi dana atau tenaga dari penerima atau lingkungannya.

Bagi Herman yang tidak memiliki penghasilan, kewajiban swadaya ini terasa ekstrem.

“Kemarin hasil lapangan juga, yang ada di kami ini kan stimulannya Rp25 juta, beliau untuk swadaya masih belum sanggup,” kata Deni.

Ia mencoba meredam kekhawatiran dengan menjelaskan bahwa swadaya tidak harus berasal dari Herman sendiri.

“Swadaya itu tidak harus dianya harus menyiapkan ini, enggak. Bisa bantuan saudara, bisa bantuan tetangga,” tegasnya.

Kebingungan Herman adalah cerminan ribuan warga lain yang harus berjuang menyambut bantuan.

Kekhawatiran itu semakin nyata mengingat pemerintah Serang memiliki kategori khusus, kebutuhan mendesak yang dibantu penuh sebesar Rp60 juta.

BACA JUGA :  Rekomendasi DPRD Kabupaten Serang Gagal, Calon Sekda Tak Lolos 3 Besar

Kategori ini diberikan kepada 12 rumah tahun ini, didominasi oleh korban bencana ambruk atau yang tergolong kemiskinan ekstrem.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page