Ia menegaskan, Partai Golkar harus belajar dari pengalaman pemilu dan pilpres sebelumnya untuk memperkuat basis dukungan dan menjaga loyalitas kader. Menurutnya, soliditas internal adalah kunci agar partai tidak mudah diguncang oleh kepentingan politik sesaat.
“Kita tidak boleh lemah menghadapi guncangan politik. Jika perahu kita kuat dari dalam, tidak akan tenggelam meski ombak besar datang dari luar. Pengkhianatan terhadap partai harus dijadikan pelajaran agar kita lebih solid dan fokus pada perjuangan bersama,” tegasnya.
Fahmi menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pengurus, kader, dan organisasi sayap Golkar untuk terus menanamkan nilai-nilai keimanan, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud komitmen Partai Golkar terhadap pembangunan di Kabupaten Serang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mari kita jadikan Musda ini sebagai momentum kebangkitan dan penyatuan langkah menuju kemenangan Partai Golkar di Kabupaten Serang. Dengan kebersamaan, insyaallah kita bisa menjaga amanah rakyat,” tutupnya.***






