TOTALBANTEN.COM, SERANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang bersama Bupati Serang menyoroti persoalan degradasi moral di kalangan remaja yang dinilai semakin mengkhawatirkan akibat pengaruh negatif media sosial.
Diketahui, MUI akan melakukan sosialisasi dan pembinaan melalui majelis taklim maupun memberikan edukasi bagaimana orang tua melakukan pendampingan kepada anak-anaknya.
Ketua MUI Kabupaten Serang, KH Muhit Karna, menegaskan pihaknya siap mendukung langkah Bupati Serang dalam membina masyarakat melalui gerakan amar ma’ruf nahi munkar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Insyaallah kami membantu langkah Bupati yang tujuannya amar ma’ruf nahi munkar. Saya siap menggerakkan para ketua MUI di kecamatan melalui pengajian-pengajian,” ujar Muhit Karna usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Kabupaten Serang 2026, Senin (16/3/2026)
Menurutnya, pengajian akan menjadi salah satu sarana penting untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah.
Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara berbagai unsur di tingkat kecamatan hingga desa, seperti RT/RW, camat, Kantor Urusan Agama (KUA), serta Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP).
“Kami ingin ada pengajian Ulama–Umarah. Di situ masyarakat berkumpul bersama para pejabat untuk menyampaikan pesan-pesan pembinaan, terutama bagi anak muda,” katanya.
Muhit menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan bisa digelar hingga ke daerah pemilihan (dapil) agar masyarakat dan pemerintah dapat bersinergi dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.
“Amar ma’ruf nahi munkar bukan hanya tugas bupati atau MUI, tetapi kewajiban semua orang. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan kebahagiaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






