Pengembangan Dibilang Pemeliharaan
Salah satu staf Bappenda, Yadi, mencoba meluruskan. Ia mengakui bahwa item Rp100 juta itu tercatat sebagai ‘pemeliharaan’ dalam dokumen, padahal sesungguhnya adalah ‘pengembangan’ sistem.
“Memang masuk kodenya pemeliharaan tapi bahasanya pengembangan. Dari SIPAD itu pengembangan. Jadi kan ada SIPAD, ada Momonnya sendiri,” jelas Yadi.
Aris akhirnya mengklarifikasi bahwa “Si Momon” adalah aplikasi baru untuk pendataan pajak reklame dan bukan bagian dari pemeliharaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia beralasan aplikasi ini masih dalam masa jaminan sehingga belum memerlukan biaya pemeliharaan. Ironisnya, di tengah pengadaan aplikasi baru, Aris juga mengaku banyak aplikasi lama yang kini tak terpakai karena alasan efisiensi anggaran.
“Banyak yang enggak kita pakai lagi aplikasinya. Kalau semuanya dipakai, anggarannya enggak cukup,” tuturnya. (Arp/Red)






