SERANG – Selasa pagi yang cerah di Desa Damping, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, bukanlah hari biasa. Halaman SDN Jelajat, yang biasanya sepi sebelum jam pelajaran, kini dipenuhi tawa dan sorak gembira.
Puluhan pasang mata anak-anak tak lepas dari sebuah kendaraan yang perlahan memasuki gerbang sekolah—sebuah mobil perpustakaan keliling dengan cat cerah, membawa bukan hanya buku, melainkan janji dan harapan baru bagi literasi mereka.
Momentum peluncuran perpustakaan bergerak ini terasa mengharukan. Bagi anak-anak di desa yang akses pendidikannya masih terbatas, mobil ini adalah perwujudan dari mimpi yang selama ini hanya terlintas di angan-angan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kendaraan yang telah dimodifikasi menjadi ruang baca berjalan ini membawa koleksi lebih dari 250 buku, siap menjelajah setiap sudut Desa Damping untuk membuka jendela dunia bagi para siswanya.
Program inspiratif ini merupakan buah kolaborasi apik antara Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 72 Universitas Bina Bangsa dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Serang.
“Dulu, kami hanya bisa berharap adik-adik di desa ini bisa sekolah dengan baik,” ujar Abid, Koordinator Bidang Pendidikan KKM 72, Selasa (5/8/2025).
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






