“Kegiatan-kegiatan rapat itu bisa pakai zoom, pelatihan atau bimtek itu bisa dilakukan di lingkungan Pendopo, nggak perlu sewa hotel. Apakah ini efisiensi pura-pura?!” kata Aripin kepada wartawan, Senin (28/7/2025).
Pernyataan ini jelas menyentil BPKAD Serang yang terkesan abai terhadap instruksi pemerintah pusat. Ia menganggap, efisiensi di Pemkab Serang hanya pura-pura, karena masih melakukan pemborosan.
“Pura-pura atau beneran boros ini?,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aripin juga menyoroti ironi lain. Di satu sisi, BPKAD Kabupaten Serang memiliki pekerjaan rumah raksasa dalam pengamanan aset daerah.
Bayangkan, masih ada kurang lebih 1.164 bidang tanah milik Pemkab Serang yang belum bersertifikat!
“Aset tanah Pemkab Serang itu masih banyak yang belum bersertifikat, tapi BPKAD malah menghamburkan biaya untuk belanja sewa hotel di tengah efisiensi,” imbuhnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






