Akses Layanan Kesehatan di Banten Masih Bertumpu pada Klinik dan Apotek, Sebaran Rumah Sakit Belum Merata

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Fasilitas Kesehatan di Banten. (Dok)

Ilustrasi Fasilitas Kesehatan di Banten. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG — Ketersediaan sarana kesehatan menjadi salah satu indikator penting dalam menjamin akses pelayanan kesehatan masyarakat. Data desa dan kelurahan yang memiliki fasilitas kesehatan di Provinsi Banten menunjukkan bahwa keberadaan rumah sakit masih relatif terbatas dibandingkan fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas, klinik, dan apotek.

Berdasarkan data kabupaten dan kota se-Banten, tercatat 113 desa atau kelurahan memiliki rumah sakit, sementara 251 desa atau kelurahan memiliki puskesmas dan 210 desa atau kelurahan memiliki puskesmas pembantu.

BACA JUGA :  Heboh Pelayanan Puskesmas Pontang; DPRD Kabupaten Serang Murka dan Minta Evaluasi Total

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa layanan kesehatan dasar masih menjadi tulang punggung pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan dan daerah yang jauh dari pusat perkotaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, fasilitas kesehatan swasta memiliki persebaran yang lebih luas. Tercatat terdapat 559 desa dan kelurahan yang memiliki apotek serta 515 desa dan kelurahan yang memiliki klinik pratama. Sementara 62 desa dan kelurahan memiliki klinik utama dan hanya satu desa atau kelurahan yang memiliki balai kesehatan.

BACA JUGA :  NTP Banten Mei 2026 Naik Menjadi 110,57: Sektor Padi Menguat, Sektor Peternakan Lesu

Kabupaten Tangerang Dominasi Fasilitas Kesehatan

Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan jumlah fasilitas kesehatan terbanyak di Banten. Sebanyak 27 desa atau kelurahan memiliki rumah sakit, 170 desa atau kelurahan memiliki apotek, dan 174 desa atau kelurahan memiliki klinik pratama.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : BPS Banten 2025

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page