TOTALBANTEN.COM, SERANG – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kabupaten Serang masih dibayangi persoalan kredit macet. Sepanjang 2026, nilai Non-Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah tercatat mencapai sekitar Rp30 miliar.
Direktur Utama BPR Kabupaten Serang Dadi Suryadi mengakui angka kredit bermasalah masih menjadi pekerjaan rumah terbesar perusahaan tahun ini.
“Kalau NPL di 2026 memang masih besar, posisinya sekitar Rp30 miliar. Karena itu sekarang fokus kami bukan hanya ekspansi, tetapi bagaimana menyelesaikan kredit bermasalah yang ada,” kata Dadi, Senin (25/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Dadi, kenaikan kredit bermasalah atau macet tidak sepenuhnya dipicu pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Dampaknya ada, tetapi belum menjadi faktor dominan terhadap portofolio pembiayaan BPR Kabupaten Serang.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








