Darurat Sampah Tangsel: TPA Cipeucang Kolaps, Kota Angrek Jadi Kota Sampah?

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah tampak menumpuk di pinggir jalan Tangerang Selatan.

Sampah tampak menumpuk di pinggir jalan Tangerang Selatan.

TOTALBANTEN.COM, TANGERANG – Reputasi Tangerang Selatan sebagai ‘Kota Anggrek’ kini berada di titik nadir. Lumpuhnya Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Cipeucang akibat kelebihan beban (overload) telah memicu krisis lingkungan hebat yang meluas hingga ke jantung kota.

Krisis memuncak pada Senin (8/12/2025) saat warga Curug, Kecamatan Serpong memblokade UPTD Cipeucang. Mereka menuntut penutupan total TPA karena dampak lingkungan yang masif mulai dari bau menyengat, pencemaran air, hingga longsoran sampah yang masuk ke pekarangan warga.

BACA JUGA :  Potensi Retribusi Sampah di Kota Tangerang Diduga Menguap Rp129 Miliar

Pasca-penutupan tersebut, masalah justru bergeser ke area publik. Selama sepekan terakhir, tumpukan sampah terlihat memenuhi separator Jalan Dewi Sartika Ciputat hingga akses Pasar Cimanggis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah seminggu sampah tidak diangkut. Mobil ada, tapi pembuangan ke Cipeucang ditolak warga,” ujar Agung Jubaedi, salah satu warga, Senin (15/12/2025).

BACA JUGA :  Pemandangan 'Ngeri' di Tandon Air Perumahan Sarana Indah Tangsel, Ratusan Ikan Mati Mengapung!

Menghadapi kebuntuan, Wali Kota Benyamin Davnie menempuh langkah darurat dengan melobi Pemkot Serang agar diizinkan kembali membuang sampah ke TPA Cilowong. Namun, pihak Pemkot Serang enggan terburu-buru.

Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, menegaskan bahwa kerja sama ini memerlukan kajian mendalam terkait umur teknis TPA dan skema Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BACA JUGA :  Tujuh Warga Pondok Cabe Tangsel Jadi Korban Ledakan Misterius

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DEMA UIN Kritik Evaluasi Sekda Tangsel, Sebut Pemda Cederai Good Governance
Wagub Banten Bidik Lahirnya Master Catur Dunia dari ‘Tanah Jawara’
Polemik Jabatan Sekda Bambang, Aktivis; Wali Kota Tangsel Seperti Pemain Sulap
Target Daya Tampung Situ Bulakan Dinaikkan Dua Kali Lipat demi Redam Banjir Tangerang
Banten dan DKI Jakarta Perkuat Sinergi Lintas Batas demi Atasi Banjir dan Sampah
Gebyar Talenta Banten 2026, Panggung Prestasi dan Alarm Integritas Pendidikan
Izin Ruang Kawasan Industri Anak Perusahaan Agung Sedayu di Serang Utara Kadaluwarsa
Bau Menyengat dan Keluhan Gatal, Warga Kunciran Soroti Lapak Sampah

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 09:52

DEMA UIN Kritik Evaluasi Sekda Tangsel, Sebut Pemda Cederai Good Governance

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:56

Wagub Banten Bidik Lahirnya Master Catur Dunia dari ‘Tanah Jawara’

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:17

Polemik Jabatan Sekda Bambang, Aktivis; Wali Kota Tangsel Seperti Pemain Sulap

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:02

Target Daya Tampung Situ Bulakan Dinaikkan Dua Kali Lipat demi Redam Banjir Tangerang

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:52

Banten dan DKI Jakarta Perkuat Sinergi Lintas Batas demi Atasi Banjir dan Sampah

Berita Terbaru