Pemandangan ‘Ngeri’ di Tandon Air Perumahan Sarana Indah Tangsel, Ratusan Ikan Mati Mengapung!

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Ikan Mengambang Mati Ditemukan di Tandon Air Perumahan Sarana Indah Permai, Tangsel. (Dok. Istimewa)

Ratusan Ikan Mengambang Mati Ditemukan di Tandon Air Perumahan Sarana Indah Permai, Tangsel. (Dok. Istimewa)

TOTALBANTEN.COM, TANGSEL – Pemandangan ‘Ngeri’ terlihat di i tandon air kawasan perumahan Sarana Indah Permai, Kota Tangerang Selatan, Jumat (9/1/2026).  Ratusan ekor ikan ditemukan mati mengapung di wilayah itu. Selain dugaan pencemaran limbah, peristiwa ini menyoroti lemahnya pengawasan sumber polutan di wilayah penyangga ibu kota.

Kondisi ini mulai terlihat sejak Rabu lalu. Permukaan tandon yang seharusnya menjadi daerah tangkapan air sekaligus ruang publik bagi warga, justru dipenuhi bangkai ikan yang mengeluarkan aroma tidak sedap.

BACA JUGA :  Kabupaten Tangerang Jadi Wilayah Terbanyak Terima Program SMA/SMK/Skh Swasta Gratis, Cek Daftarnya!

“Warna airnya sudah seperti oli, hitam pekat. Ikan-ikan di tandon mati semua,” ujar salah satu warga melalui keterangan tertulis yang diterima, Jumat sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menyayangkan lambatnya respons pemerintah daerah dalam memelihara fasilitas publik tersebut. Selama ini, pemeliharaan tandon lebih banyak mengandalkan inisiatif swadaya masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang Selatan disebut baru melakukan intervensi pembersihan dalam dua kesempatan terakhir.

BACA JUGA :  IPM Kota Tangerang 2025: Mencapai Status 'Sangat Tinggi', Namun Masih di Bawah Tangerang Selatan

Namun, upaya tersebut dinilai belum menyentuh akar permasalahan. Meski sempat dibersihkan oleh petugas pada sore hari, kondisi air dilaporkan kembali memburuk dan menghitam hanya dalam hitungan jam.

“Setelah dibersihkan kemarin sore, siang harinya air sudah kembali penuh (dengan limbah) dan ikan-ikan kembali mati. Artinya, ada sumber pencemaran yang terus mengalir masuk,” lanjut warga tersebut.

BACA JUGA :  Jejak Inovasi 'Pak Bhabin' di Serang: Menyulap Kotoran Kerbau Jadi Pupuk Premium!

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat
Pemkab Serang Siapkan Pasokan 400 Ton Sampah untuk PSEL Kota Serang Tahun 2027
Dinkes Kabupaten Serang Salurkan Masker bagi Warga Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Tabrakan dengan Truk Boks di Depan KP3B, Pengendara Motor Meninggal di Lokasi
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

You cannot copy content of this page