Meski menyampaikan sejumlah catatan, perwakilan masyarakat juga mengapresiasi keberadaan Program Bang Andra.
Program tersebut dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat karena pembangunan infrastruktur dengan hanya mengandalkan kemampuan anggaran desa dinilai tidak mencukupi.
“Kami bersyukur adanya program ini, karena kalau dibangun pakai dana desa tidak cukup. Tapi tolong pelaksanaannya harus betul-betul, karena ini duit negara,” ujar Bucek, perwakilan massa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Kepala DPUPR Banten Arlan Marzan menjelaskan bahwa temuan BPK terkait pelaksanaan Program Bang Andra tahun sebelumnya telah diselesaikan dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme pemeriksaan.
“Untuk temuan BPK sudah kami selesaikan,” kata Arlan.
Ia memberikan contoh salah satu hal yang menjadi sorotan dalam pemeriksaan, yakni pekerjaan jalan yang tidak dilengkapi berem. Menurut Arlan, kondisi tersebut berkaitan dengan permintaan masyarakat terhadap panjang jalan yang dibangun.
Arlan juga menegaskan pembayaran pekerjaan dilakukan berdasarkan volume pekerjaan yang benar-benar diselesaikan, bukan berdasarkan angka yang tercantum dalam rencana semata.
“Yang kami bayar sesuai pekerjaannya,” ujarnya.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya