BPKAD Banten Akui Honorarium Lembaga Masuk Alokasi Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Dokumen APBD Provinsi Banten, (Dok)

Ilustrasi: Dokumen APBD Provinsi Banten, (Dok)

Mahdani mengatakan RAPBD Provinsi Banten setiap tahun dievaluasi Kementerian Dalam Negeri sebelum ditetapkan menjadi Perda APBD. Evaluasi tersebut mencakup belanja pada rekening 5.1.02.02.01.0029.

Untuk APBD 2026, Mahdani merujuk pada catatan evaluasi RAPBD yang mengacu pada butir III.C.1.b.2).a).(2) Lampiran Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026.

Ketentuan tersebut mengatur penganggaran belanja jasa sebagai imbalan kepada ASN dan/atau Non-ASN berdasarkan jabatan, keahlian atau profesi yang dituangkan dalam perjanjian, penugasan atau keputusan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk dokumen yang menjadi pedoman dalam verifikasi RKA dan DPA, Mahdani menyebut Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dari pagu honorarium BPSK sekitar Rp1,788 miliar, Mahdani menyebut telah direalisasikan sekitar Rp809 juta. Realisasi tersebut diberikan kepada BPSK Kota Tangerang dan BPSK Kota Serang.

BACA JUGA :  Press Retreat 2026; Kopi Nalar dan Ikhtiar Jurnalis Menjaga Objektivitas di Tengah Arus Informasi

Penerima terdiri atas Ketua masing-masing satu orang, Wakil Ketua satu orang, 13 Anggota, Kepala Sekretariat satu orang dan tiga Anggota Sekretariat.

Mahdani menyatakan pembayaran honorarium tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan yang mengatur BPSK.

“Pembayaran honorarium dimaksud diyakini tidak ada yang bertentangan. Anggaran tersebut tercantum dalam DPA-SKPD Disperindag, diajukan per bulan,” katanya.

Mahdani juga menyatakan penggunaan rekening tersebut untuk BPSK telah berlangsung sejak 2024 dan tidak menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

BACA JUGA :  Kesal Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

“Sejak diberlakukan tahun 2024, tidak ada temuan oleh BPK,” ujarnya.

Menurut Mahdani, Pergub Standar Harga Satuan yang menjadi dasar kebijakan telah ditelaah Biro Hukum dan diharmonisasi oleh Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Hukum.

Mahdani menjelaskan kesesuaian administrasi pembayaran diperiksa sebelum proses pencairan.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page