“Nah, yang empat paket itu, satu paket sedang berjalan kemudian tiga paket masih dalam proses lelang, di antaranya Cikande, Baros dan Alun-Alun Ciomas. Anggarannya bervariasi,” ungkapnya.
Ade merinci, paket fasum Baros dan Cikande masing-masing memiliki pagu anggaran sebesar Rp500 juta. Sementara Alun-Alun Ciomas memiliki pagu sekitar Rp1,1 miliar.
Sedangkan untuk pembangunan Alun-Alun Pamarayan, pagu anggarannya mencapai Rp1 miliar. Namun, nilai penawaran dalam proses pengadaan berada di angka sekitar Rp940 juta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ade berharap pembangunan fasos-fasum, khususnya Alun-Alun Pamarayan, mendapat dukungan dan pengawasan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga masyarakat.
Ia juga meminta masyarakat turut menjaga fasilitas yang nantinya telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Harapan saya terutama pemerintah daerah, dari pihak kecamatan, dengan adanya alun-alun bisa dirawat, dijaga, jangan dirusak. Mudah-mudahan dengan keberadaan alun-alun itu Pamarayan bisa lebih ramai,” pungkasnya