Tak Puas Hasil Audiensi, BEMNus Laporkan Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten ke BPK

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:16

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

BEM Nus Banten melaporkan belanja jasa tenaga ahli kepada BPK Perwakilan Banten. Dok : (Dir/Totalbanten.com)

“Laporan ini berangkat dari hasil audiensi yang kami rasa tidak memuaskan dan hanya bersifat normatif. Maka hari ini kami melayangkan surat kepada BPK Perwakilan Provinsi Banten agar mengkaji ulang dan mengevaluasi anggaran belanja tenaga ahli Pemerintah Provinsi Banten,” kata Yovan saat di temui di halaman kantor BPK Perwakilan Banten, Senin (3/7/2026).

Ia menegaskan, apabila laporan tersebut tidak ditindaklanjuti, BEM Nus akan meningkatkan tekanan melalui aksi demonstrasi hingga membawa persoalan itu ke instansi pemerintah pusat.

“Kalau ini tidak digubris oleh BPK maupun Pemerintah Provinsi Banten, kami akan melakukan gerakan yang lebih ekstrim, turun ke jalan, bahkan membuat laporan ke instansi yang lebih tinggi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia mencontohkan anggaran bantuan sosial yang hanya sekitar Rp18 miliar diperuntukkan bagi ratusan ribu masyarakat Banten, sementara anggaran tenaga ahli mencapai Rp55,47 miliar.

“Hasil audiensi yang kami terima terasa janggal. Kami melihat anggaran bansos hanya sekitar Rp18 miliar untuk ratusan ribu masyarakat Provinsi Banten. Sementara anggaran Rp55,47 miliar justru diprioritaskan untuk tenaga ahli di sejumlah OPD. Menurut kami ini harus dikaji ulang karena setiap kebijakan seharusnya berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

BEM Nus juga menantang Gubernur Banten beserta seluruh jajarannya membuka secara transparan data perencanaan dan penggunaan anggaran tahun 2026 kepada publik.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyeksi APBD Pandeglang Tahun 2027 Melenceng dari RPJMD Era Dewi-Iing
Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:19

Proyeksi APBD Pandeglang Tahun 2027 Melenceng dari RPJMD Era Dewi-Iing

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version