TOTALBANTEN.COM, SERANG – Ketua BEM Nusantara Provinsi Banten, M. Qolby Yusuf, melontarkan tantangan terbuka kepada Gubernur Banten Andra Soni untuk membuka secara transparan penggunaan anggaran belanja jasa tenaga ahli yang mencapai Rp55,47 miliar dalam APBD Tahun Anggaran 2026.
BEM Nusantara Banten juga telah melayangkan surat permohonan audiensi kepada Gubernur Banten. Audiensi tersebut dimaksudkan untuk meminta penjelasan langsung mengenai dasar pengalokasian anggaran, mekanisme rekrutmen, hingga capaian kinerja para tenaga ahli yang dibiayai APBD.
“Kami sudah mengirimkan surat audiensi kepada Gubernur Banten. Kami ingin berdialog secara terbuka agar masyarakat memperoleh penjelasan langsung mengenai anggaran tenaga ahli Rp55,47 miliar tersebut,” kata Qolby, Selasa (28/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Qolby, pemerintah tidak cukup hanya menyampaikan bahwa anggaran tersebut telah sesuai prosedur. Publik berhak mengetahui siapa saja tenaga ahli yang direkrut, kompetensi yang dimiliki, besaran honorarium yang diterima, hingga hasil kerja yang dihasilkan dari penggunaan uang rakyat.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








