TOTALBANTEN.COM, SERANG – Ratusan warga di Kota Serang kini kesulitan mendapatkan air bersih setelah sumur-sumur mereka mengering selama musim kemarau.
Berdasarkan penelusuran Total Banten, kawasan Kasemen dan Walantaka menjadi dua wilayah dengan pertumbuhan perumahan yang cukup pesat. Di saat yang sama, warga di sejumlah titik mulai mengeluhkan debit air sumur yang terus menurun.
Di tengah masifnya pembangunan kawasan perumahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang justru mengakui belum memiliki kajian ilmiah mengenai daya dukung cadangan air tanah sebagai dasar penataan ruang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara hidrologis, berkurangnya lahan terbuka dan kawasan resapan dapat mengurangi kemampuan tanah menyerap air hujan. Air yang seharusnya meresap untuk mengisi cadangan air bawah tanah (akuifer) lebih banyak berubah menjadi limpasan permukaan.
Penulis : Wawan Kurniawan
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya