TOTALBANTEN.COM, SERANG – Krisis air yang yang berkepanjangan memicu bencana gagal panen (Puso) di Desa Binong, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.
Diketahui, Gagal panen lebih dari 40 hektar lahan persawahan mengalami puso akibat kekeringan, membuat petani merugi setelah biaya tanam yang dikeluarkan tidak mampu kembali.
Sekretaris Desa Binong, Ali Musa, mengatakan luas lahan yang terdampak gagal panen saat ini baru mencakup Blok 2. Sementara sejumlah blok lain juga mulai mengalami kondisi serupa akibat minimnya pasokan air.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang gagal panen sekarang kurang lebih 40 hektare di Blok 2 saja. Belum Blok 3, Blok 10, dan Blok 12. Kendalanya karena gagal panen akibat kekurangan air,” kata Ali saat ditemui di Desa Binong, Kamis (23/7/2026).
Menurut Ali, persoalan utama yang dihadapi petani bukan pupuk ataupun benih, melainkan ketersediaan air irigasi. Selama ini, petani masih mampu membeli pupuk meski harganya tinggi. Namun, ketika air tidak tersedia, seluruh proses budidaya padi menjadi sia-sia.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








