Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

40 Hektar Lebih Sawah di Binong Pamarayan mengalami Puso, Dok (Pung/Totalbanten.com)

40 Hektar Lebih Sawah di Binong Pamarayan mengalami Puso, Dok (Pung/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Krisis air yang yang berkepanjangan memicu bencana gagal panen (Puso) di Desa Binong, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.

Diketahui, Gagal panen lebih dari 40 hektar lahan persawahan mengalami puso akibat kekeringan, membuat petani merugi setelah biaya tanam yang dikeluarkan tidak mampu kembali.

Sekretaris Desa Binong, Ali Musa, mengatakan luas lahan yang terdampak gagal panen saat ini baru mencakup Blok 2. Sementara sejumlah blok lain juga mulai mengalami kondisi serupa akibat minimnya pasokan air.

“Yang gagal panen sekarang kurang lebih 40 hektare di Blok 2 saja. Belum Blok 3, Blok 10, dan Blok 12. Kendalanya karena gagal panen akibat kekurangan air,” kata Ali saat ditemui di Desa Binong, Kamis (23/7/2026).

Menurut Ali, persoalan utama yang dihadapi petani bukan pupuk ataupun benih, melainkan ketersediaan air irigasi. Selama ini, petani masih mampu membeli pupuk meski harganya tinggi. Namun, ketika air tidak tersedia, seluruh proses budidaya padi menjadi sia-sia.

BACA JUGA :  Kepgub Banten Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas, Truk Tambang Masih Beroperasi di Siang Hari

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir
Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Berita Terbaru